Walkot Tanjung Balai Imbau Masyarakat Tidak Takut di Vaksin

  • Bagikan

TANJUNG BALAI – Sebagai orang pertama dalam proses vaksinasi Covid-19 di Kota Tanjung Balai, Walikota Tanjung Balai, M Syahrial menghimbau masyarakat untuk tidak takut.

“Saya mengimbau masyarakat untuk tidak takut untuk menerima vaksin, jangan mudah menerima berita hoaks. Apa yang dilakukan saat ini, yakni pencanangan vaksinasi adalah bagian dari upaya kita memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” ujar Syahrial di pendopo rumah dinas Walikota Tanjung Balai, Kamis (4/2/2021).

Sebelum di vaksin, Walikota Tanjung Balai, M Syahrial telah menjalani beberapa proses tahapan, seperti pendaftaran dan klarifikasi data, kemudian dilanjutkan dengan pemeriksaan kondisi kesehatan.

Dalam kesempatan itu, sebagai vaksinator Walikota Tanjung Balai, dilakukan oleh Ketua IDI Kota Tanjung Balai, Johan El Hakim Siregar.

BACA JUGA :   Christian Zebua - Anofuli Lase Unggul pada Debat Kedua Cabup Nias

Selain itu, ia juga berharap agar Kota Tanjung Balai diberi keberkahan dan terhindar dari wabah Covid-19.

“Saya sehat, masyarakat sehat, Tanjung Balai sehat,” pungkasnya.

Kemudian, 30 menit pasca di vaksin, Walikota Tanjung Balai tidak mengalami gejala apapun dan ia pun menerima surat tanda vaksinasi/sertifikat dari petugas kesehatan.

“Alhamdulillah, setelah menerima vaksin saya tidak merasakan (gejala) apa-apa,” katanya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan Kota Tanjung Balai, Burhanuddin Harahap mengatakan, pencanangan vaksinasi Covid-19 tahap pertama ini akan diberikan kepada Walikota Tanjung Balai sebagai orang pertama yang akan disuntik dan diikuti oleh Forkopimda juga perwakilan masyarakat Kota Tanjungbalai.

Untuk selanjutnya, esok akan dimulai vaksinasi di seluruh Puskesmas dan rumah sakit se-Kota Tanjung Balai bagi para tenaga kesehatan. (Andi)

BACA JUGA :   Pereli Asal Malaysia Karamjit S Siap Jajal Sircuit Suwarnadwipa MuaraBungo
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses