Bentrok Dengan Aparat, Massa Rusak Mobil Polisi dan Pos Security di Daan Mogot

  • Bagikan

DimensiNews.co.id JAKARTA – Ribuan Buruh dari Kota Tangerang menuju Jakarta sempat dihadang ratusan aparat gabungan di depan pergudangan GBN Batuceper, Kota Tangerang. Penghadangan tersebut membuat sekelompok buruh melakukan aksi anarkis dengan merusak mobil patroli polisi dan membabibuta menghancurkan fasilitas umum yang ada di sekitaran Jalan Daan Mogot pada kamis (9/10/2020)

Ribuan buruh di Kota Tangerang kembali turun ke jalan, mereka menggelar aksi demo menolak pengesahan UU Omnibus Law Cipta Kerja. Ribuan buruh memadati ruas Jalan Daan Mogot akses Tangerang – Jakarta. Ribuan buruh tersebut mengenakan atribut dari berbagai perusahaan, perserikatan, atau organisasi buruh yang ada di Tangerang.

Aparat Gabungan TNI-Polri berusaha menutup akses para pendemo agar tak bisa menuju Jakarta untuk melakukan aksi demo para buruh di Gedung DPR RI dan Istana Negara.

BACA JUGA :   Wakil Ketua DPRD Kota Tangerang Minta Pemkot Agar Lebih Inovatif dan Fokus

Aparat gabungan sempat menyemprotkan water canon dan tembakan gas air mata untuk mengurai massa. Namun karena jumlah personil keamanan tidak sebanding dengan jumlah massa buruh yang jumlahnya mencapai ribuan mulai terpancing emosi dan terprovokosi dan melakukan perlawanan melempar petugas dan melakukan pengrusakan sejumlah fasilitas.

Dari pantauan DimensiNews di lokasi, satu unit mobil polisi dirusak dan kaca pos Satpam kawasan pergudangan hancur berantakan, tidak ada korban luka dalam bentrok tersebut .

Kapolsek Batu Ceper AKBP Wahyudi, SH melalui Kasi Humas Polsek Batu Ceper. Bripka Eko I.Y mengatakan, pihaknya sudah berusaha melakukan upaya penyekatan massa buruh dan mahasiswa juga para pelajar dari Tangerang Kota yang akan menuju DKI Jakarta.

BACA JUGA :   Dua Bandit Spesialis Pencuri Ranmor Diringkus Unit Reskrim Polsek Cengkareng 

“Gabungan TNI/Polri selaku pihak keamanan Kamtibmas jumlahnya tidak sebanding dengan jumlah massa yang akan bertolak ke Jakarta. Akhirnya barikade barisan pun jadi sasaran empuk timpahan hujan batu dari massa aksi tersebut, Dan karena kalah jumlah kekuatan maka akhirnya kami mengijinkan massa aksi untuk berjalan menuju Jakarta,” ungkap Eko.

Tidak ada korban jiwa dalam bentrokan tersebut. Nmaun kami sangat menyangkan adanya anarkisme dalam aksi demo buruh tersebut.

“Satu unit kendaraan milik Sabhara Polres Metro Tangerang Kota telah hancur diamuk massa.” ujar AKBP Wahyudi melalui Humas Polsek Batuceper.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses