oleh

RUU Cipta Kerja Omnibus Law, Ratusan Buruh Geruduk Kantor DPRD Sukabumi

DimensiNews.co.id, SUKABUMI – Ratusan orang dari berbagai serikat buruh dan mahasiswa menggelar orasi di depan Gedung DPRD Kabupaten Sukabumi, Selasa (07/09/2020).

Dalam aksinya massa menyampaikan aspirasinya serta menolak RUU Cipta Kerja Omnibus Law.

“Kami rakyat Indonesia bersumpah, bertanah air satu tanah air tanpa penindasan, kami rakyat Indonesia bersumpah, berbahasa satu bahasa tanpa kebohongan,” kata Asep sebagai orator perwakilan SPN

“Maka pada hari ini kita saksikan oleh warga Kabupaten Sukabumi, bahwa tidak ada kemunafikan dibanding dengan DPRD-DPRD yang ada di dalam dan izin kan kami masuk untuk menyuarakan aksi kami,” tandasnya.

Ada pun tuntutan para buruh terhadap UDD Cipta Kerja yang terlalu terburu-buru di masa pandemi ini, yakni
menolak penghapusan Upah Minimum Sektoral (UMSK) dan pemberlakuan upah minimum Kabupaten/Kota tersebut.

Menolak pengurangan nilai pesangon dari 32 bulan upah menjadi 25 bulan. Pesangon senilai 19 bulan upah dibayar pengusaha, sedangkan 6 bulan dibayar BPJS Ketenagakerjaan.*(Asep)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed