
DimensiNews.co.id HALMAHERA TENGAH – Dalam rangka mempererat tali silahtuhrahmi dan tergalangnya persaudaraan yang lebih akrab diantara sesama bersama masyarakat Halteng khususnya Kota Weda di hari Raya Idul Fitri 1439 H/2018 Pemda Halteng, bersama masyarakat melaksanakan Halal Bi Halal di jalan Trikora Bukit Loiteglas Kota Weda tepatnya dikediaman Bupati Jumat, (22/6/2018) pukul 21.30 Wit.
Bupati Halteng Edi Langkara dalam sambutannya menyampaikan Taqabbalallahu Minna Waminkum Shiyamana Washiyamakum Selamat Hari Raya Idul Fitri 1439 H, Minal Aidun Walfaidzin, Mohon Maaf Lahir dan Bathin.
Salah satu hikmah yang dapat kita petik lewat Halal Bi Halal ini adalah terciptanya Ukhuwah, tergalangnya persaudaraan yang lebih akrab diantara sesama dan saling mengikhlaskan, melupakan perbuatan dan kesalahan yang telah lalu dengan acara jabat tangan sebab Rasulullah SAW bersabda yang artinya “Berjabat tanganlah kamu sekalian, sesungguhnya berjabat tangan dapat menghilangkan dendam hati” (H.R. Al, Bajhaqi).
Bupati juga menyampaikan kegiatan Halal Bi Halal yang dilaksanakan ini jangan semata-mata hanya dilihat sebagai acara seremonial belaka akan tetapi harus dihayati adalah makna yang terkandung didalamnya dimana dalam kehidupan keseharian kita baik pribadi maupun masyarakat dan Pemerintah perlu saling mengoreksi dan mengevaluasi diri kita masing-masing sudah sejauh mana makna kemanusiaan (Hablum minannas) dapat dipraktekkan dalam kehidupan nyata sehari-hari.

Oleh karena itu kata Bupati, didalam hidup dan kehidupan ini apa bila ada hal-hal yang secara sengaja maipun tidak hang telah kita perbuat yang dapat merenggangkan hubungan persaudaraan antara sesama, maka pada hari ini merupakan momentum yang tepat untuk saling maaf memaafkan antara satu dengan lain, guna menghubungkan kembali tali silaturahmi dan kasih sayang.
Marilah simpul-simpul yang lupuk kita rajuk kembali sehingga gema takbir tahmid dan tahlil yang dikumandangkan beberapa hari lalu dapat menyejukkan kalbu kita yang dalam, menhejjkkan hati masyarakat untuk itu patut kita serukan kecual ajakan melakukan tafakurvdan perenungan diri,” pintahnya.
Halal Bi Halal 1439 Hijriah kali ini, Pemda Halteng mengajak untuk senantiasa menciptakan persatuan dan kesatuan, menjali ukhuwah Islamiyah sehingga jalannya pembangunan di daerah ini dapat berjalan maju, sejahtera berlandaskan Falsafah Fagogoru,” tandasnya.
Momentum Halal Bi Halal kali ini Pemda Halteng mengundang penceramah Ustadz Hi Usman Muhammad dan lantunan kasida dari artis lokal Maluku Utara yakni Nurwahida M Jae dan Nawir Sibua. Sementara lantunan ayat suci Alqur’an surat Al Imran 133-136 oleh Firmansyah Abu Yusuf Al-Imran dan pengantar kata dari Bupati, terkait dengan Hikmah Halal Bi Halal dengan tema “Aktualisasi Nilai Puasa”.
Sementara dalam ceramahnya, Ustadz Hi Usman Muhammad menyampaikan sebuah tradisi kreatif khas masyarakat muslim tanah air yakni kegiatan acara halal bihalal adalah satu kebiasaan yang hanya ada di negeri kita. Halal Bi Halal muncul sebagai ungkapan saling menghalalkan kesalahan dan kekhilafan orang lain. Inti Hikmah Halal Bi Halal dengan tema “Aktualisasi Nilai Puasa” adalah sikapilah perbedaan itu bahwa kita memang berbeda sehingga akan menjadi satu kekuatan yang kuat dan pasti akan menjadi bagus dan baik.
“Kita baru saja meninggalkan puasa ramadhan maka kita harus pertanyaan apakah kita bisa menjadi orang yang bertakwa. Puasa umat islam itu sebenarnya sangat mudah ada 29 atau 30 hari, tidak sama dengan puasa para Nabi-Nabi terdahulu karena mereka ada pantangannya semua itu supaya menjadi dan melahirkan menjadi orang yang bertakwa,” terangnya.
“Kata Imam Al Ghazali adalah Manusia bisa satu tingkat di bawah Malaikat dan satu tingkat di atas Iblis. Mengapa kita diantaranya Malaikat dan Iblis karena kita diberikan Nafsu dan akal sehingga Allah memberikan kita puasa untuk mengarahkan Puasa tersebut untuk menjadi baik,” tutupnya.
Laporan Reporter : Ode
Editor. : Red DN
















