oleh

Launching Gerakan Jatim Bermasker, Polres Madiun Bagikan Paket Sembako dan Ribuan Masker

DimensiNews.co.id, MADIUN- Pemerintah Provinsi Jawa Timur memberlakukan wajib masker terhadap warganya. Hal ini dilakukan sebagai bentuk pencegahan dari penularan Covid-19.

Namun, pantauan di lapangan, masih banyak warga yang kebetulan melintas di kawasan Kampung Tangguh Semeru (KTS), Desa Sidomulyo, Kecamatan Wonoasri, Kabupaten Madiun, kedapatan tidak bermasker.

Polwan dari jajaran Polres Madiun berkenan memberi serta memakaikan masker kepada warga/pengendara yang melintas.

Oleh sebab itu, pemerintah mengerahkan tim gabungan beserta tim komunitas desa setempat untuk menertibkan warga yang tidak bermasker.

Setiap warga atau pengendara yang tidak bermasker akan dihentikan paksa oleh petugas gabungan serta tim komunitas yang menggelar “Razia Ramah untuk Sehat”.

Berbagai unsur berpose di depan banner seusai kegiatan melaunching Jatim Bermasker di Kampung Tangguh Semeru, Desa Sidomulyo.

Setiap warga atau pengendara yang dihentikan petugas maupun tim komunitas diberi masker gratis untuk dipakai langsung di lokasi dan juga diberikan edukasi bahwa pentingnya memakai masker. Selain pembagian masker, juga penyerahan bantuan paket sembako kepada warga difabel.

Kapolres Madiun, AKBP Eddwi Kurniyanto menyampaikan kepada media massa bahwa pembagian ribuan masker gratis ini merupakan serangkaian kegiatan pelaksanaan serentak Polres jajaran Polda Jatim yang melaunching gerakan “Jatim (Jawa Timur) Bermasker”.

Kegiatan ini dilaksanakan Polres Madiun bersama komunitas difabel, ibu-ibu PKK, kampung pesilat dan Karang Taruna yang digelar di KTS, Desa Sidomulyo.

“Semua dilibatkan yaitu dari berbagai unsur perwakilan masyarakat diajak agar kegiatan pembagian ribuan masker gratis ini mengena sasaran langsung. Jadi, masker ini digunakan dan disosialisasikan kepada seluruh keluarganya agar terhindar atau dapat memutus penyebaran Covid-19,” jelas Eddwi pada Kamis (6/8/2020).

Diketahui, launching Gerakan Serentak Jatim Bermasker melalui plikasi Zoom dipimpin oleh Pangdam V/Brawijaya Mayor Jenderal TNI Widodo Iryansyah. Hadir dalam kegiatan itu yakni Forkopimda Kabupaten Madiun, PJU Polres Madiun, pimpinan OPD Kabupaten Madiun, Muspika Kecamatan Wonoasri, Perwakilan Polwan, Persit dan ibu PKK serta warga difabel Kabupaten Madiun.

Mengutip dari sambutan Pangdam V/Brawijaya Mayor Jenderal TNI Widodo Iryansyah, bahwa Gerakan Jatim Bermasker ini merupakan upaya pencegahan virus corona atau Covid-19, yang terus dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

“Pada hari ini program Jatim Bermasker telah dilaunching bersama dengan daerah lain seluruh Jatim, dengan melibatkan pegiat transportasi untuk membantu mensosialisasikan program ini,” tegasnya.

Menurutnya, hal yang telah dilakukan kepolisian yaitu terkait upaya pencegahan penyebaran Covid-19 yakni adanya KTS, yang diinisiasi oleh Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Fadil Imran. Dengan adanya KTS bisa mencegah penyebaran Covid-19 dengan kerjasama dengan para tokoh masyarakat.

Selain itu, juga selalu memakai masker baik bagi orang sakit maupun yang sehat. Tujuannya untuk menghambat penyebaran COVID-19, dan akan tetap dianjurkan selama beberapa waktu ke depan hingga vaksin virus corona yang kini tengah diujicoba pemerintah bisa digunakan masyarakat luas.

“Untuk itu, maka perlu protokol kesehatan dalam pelaksanaan kegiatan baik di tempat maupun fasilitas umum. Hal itu untuk mencegah penularan Covid-19 dengan memakai masker saat beraktivitas di luar, menjaga jarak dan mencuci tangan dengan sabun,” tandas Widodo.*(all)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed