Polisi Ungkap Peredaran Uang Palsu, Dua Tersangka Ditangkap

  • Bagikan
Unit Reskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak ungkap peredaran uang palsu, Rabu (29/7).

DimensiNews.co.id, SURABAYA- Unit Reskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak menangkap dua orang tersangka terkait produksi dan penyebaran uang palsu (Upal) di Indonesia.

Tersangka berinisial DN (48) asal Medan, Sumatera, yang diketahui berdomisili di Surabaya tersebut berhasil diamankan beserta barang bukti lembaran uang pecahan Rp 50 ribu dan Rp 100 ribu.

Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak, AKBP Ganis Setyaningrum mengatakan, dalam proses transaksi dan pengedarannya setiap orang mendapatkan keuntungan hingga 3 kali lipat.

“Perbandingannya 1 banding 3. Setiap pembelian Rp 1 juta uang asli, masyarakat akan mendapat uang palsu sebesar Rp 3 juta,” ujar Ganis saat konferensi pers di Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Jawa Timur, Rabu (29/7/2020).

Uang palsu tersebut diproduksi dengan menggunakan alat printer dan memakai bahan kertas jenis concorde, karena jenis kertas tersebut sangat mendekati kemiripannya dengan uang kertas asli.

BACA JUGA :   Bandara Soetta Tidak Ada Genangan, Aktivitas Penerbangan Lancar

“Modus tersangka dengan cara scanner uang asli, karena kertas concorde merupakan satu jenis kertas yang mirip mata uang asli, kemudian diprint satu lembar kertas itu dan rata-rata hanya diprint satu sampai dua kali saja,” ungkap Ganis.

Menurut keterangan tersangka, peredaran Upal tersebut diketahui menggunakan akun facebook ‘Pesugihan’ dan sudah beredar di seluruh Indonesia. Pemesan sudah tersebar dari berbagai daerah, diantaranya Medan, Palembang, Bali, Bandung, Madura dan Mojokerto, serta seputar wilayah Jawa Timur.

“Kini kedua pelaku dijerat Pasal 36 ayat (1), (2) Jo pasal 26 ayat (2) UU RI Nomor 7 tahun 2011 tentang mata uang dengan ancaman 10 tahun penjara. Dan kasus ini masih terus dikembangkan karena mereka ini diperkirakan tidak bekerja hanya dua orang jika mengacu pada banyaknya upal yang ditemukan oleh petugas,” ujar perwira wanita dengan dua melati di pundaknya tersebut. (By)

  • Bagikan

Respon (1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.