oleh

Satreskrim Tangkap Pelaku Curas dan Pelecehan Seksual di Lhokseumawe

DimensiNews.co.id, LHOKSEUMAWE- Jajaran Satreskrim Polres Lhokseumawe, Senin (11/5) sekira pukul 01.00 WIB, berhasil menangkap MR alias ZI (22) pelaku tindak pidana pencurian dengan kekerasan (Curas) dan pelecehan seksual di Desa Meunasah Ara, Kecamatan Syamtalira Aron, Aceh Utara.

Kapolres Lhokseumawe, AKBP Ari Lasta Irawan, S.I.K., melalui Pjs Kasat Reskrim Iptu Rezki Kholidinsyah, S.I.K, Senin (11/5) kepada wartawan mengatakan, jajarannya berhasil meringkus tersangka tindak pidana curas dan pelecehan seksual terhadap korban F (34) beberapa waktu yang lalu.

Ia juga menyebutkan, pengungkapan kasus tersebut berawal dari laporan polisi di Polres Lhokseumawe Nomor : LP/143/V/2020/Aceh/Res Lsmw, tentang Tindak Pidana Pencurian dengan Kekerasan (Curas) disertai dengan dugaan pelecehan seksual terhadap korban.

”Tersangka atau terlapor adalah MR (22), sementara pelapor atau korban adalah F (34 thn),” kata Iptu Rezki.

Setelah menerima laporan dari korban, pihaknya melakukan penyelidikan dan informasi keberadaan tersangka berhasil ditemukan, selanjutnya tim bergerak menuju lokasi dan melakukan penangkapan terhadap MR alias Zl di  Kecamatan Syamtalira Aron, Kabupaten Aceh Utara, Senin 11 Mei 2020 sekira pukul 01.00 WIB.

Kemudian tersangka langsung dibawa ke Polres Lhokseumawe untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut.

Kejadian tindak pidana itu berawal saat pelapor diajak jalan-jalan oleh MR alias ZL yang baru satu bulan berkenalan melalui Facebook. Saat itu mereka bertemu di BRI Simpang Muling untuk berkenalan, dan tersangka langsung mengajak korban jalan-jalan menggunakan sepeda motor milik korban hingga ke Kota Lhokseumawe.

Sampai di Kota Lhokseumawe, tersangka dan korban duduk dan minum bandrek di terminal lama, namun saat menuju pulang tepatnya di simpang Jalan Elak, tersangka memutarkan sepeda motor masuk ke Jalan Elak, dan saat turun bukit di jalan itu, tersangka meraba-raba tubuh korban dengan tangan sebelah kirinya.

Saat itu korban sempat melawan dengan menepis tangan pelaku, kemudian korban meminta agar tersangka putar balik dan pulang. Pelaku menuruti permintaan korban dan kembali menuju Simpang Elak, namun pada saat menaiki tanjakan bukit pertama tadi pelaku kembali meraba-raba tubuh korban dan diduga hendak memperkosa korban, sehingga korban pun loncat dari sepeda motor.

Pada saat meloncat, tersangka memegang tangan kiri korban sehingga tertarik gelang emas korban dan dikuasai oleh tersangka, lalu tersangka langsung kabur membawa sepeda motor dan gelang korban. Akibat perbuatan tersebut korban mengalami kerugian sekitar Rp. 23 juta.

Iptu Rizki menambahkan, untuk kepentingan penyidikan, dari tangan tersangka berhasil diamankan barang bukti satu unit sepeda motor merek Honda Scoopy warna hitam les merah Nopol BL 4464 ZAU milik korban, 1 set pelat Nopol BL 4464 ZAU yang telah dicopot oleh tersangka dari sepmor milik korban serta 1 unit HP Oppo A5s warna biru.

Tersangka diancam dengan Pasal 365 Subs Pasal 362 Jo Pasal 289 KUHPidana, dengan ancaman pidana paling lama 9 tahun penjara. (Halim)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed