Harga BBM di Malaysia Turun, RON95 Cuma Rp 4.465, Indonesia Kapan?

  • Bagikan

DimensiNews.co.id, JAKARTA- Harga minyak dunia merosot drastis selama pandemik virus corona atau Covid-19 yang melanda hampir seluruh negara di dunia.

Kendati demikian, harga bahan bakar minyak (BBM) di Indonesia tak kunjung turun.

Padahal, harga BBM di sejumlah negara, termasuk negara tetangga Malaysia sudah turun dari beberapa pekan lalu.

Dilaporkan CompareHero, tiga jenis BBM di Malaysia yaitu, RON95, RON97, dan Diesel telah mengalami penurunan harga pada pekan kedua Maret.

Pada 7 Maret, harga RON95 per liter nya adalah 1,89 ringgit (Rp 6.749) dari harga pekan sebelumnya 2,08 ringgit (Rp 7.430). Harga RON97 per liter adalah 2,10 ringgit (Rp 7.502) dari harga sebelumnya 2,19 ringgit (Rp 7.823). Harga Diesel per liter adalah 1,87 ringgit (Rp 6.680) dari harga sebelumnya 1,96 ringgit (Rp 7.002).

BACA JUGA :   Patut Diapresiasi Pemilihan Ketua RT Serentak Di Kelurahan Pekojan Berjalan Tertib

Sementara, untuk harga pekan ini, yaitu pada Sabtu, 25 April hingga 1 Mei, harga RON95 per liternya adalah 1,25 ringgit (Rp 4.465), RON97 adalah 1,55 ringgit (Rp 5.537), dan Diesel adalah 1,40 ringgit (Rp 5.001).

Jika dibandingkan dengan Indonesia, harga BBM di Malaysia jauh lebih murah. Bahkan, harga BBM di Indonesia hampir dua kali lipat dari harga di Malaysia.

Misalnya saja Pertalite (RON90) yang saat ini harga per liternya adalah Rp 7.650, lalu Pertamax (RON92) dengan harga Rp 9.000, Pertamax Turbo (RON98) dengan harga Rp 9.850, Premium (RON88) dengan harga Rp 6.450, Dextile dengan harga Rp 9.500, dan Pertamina Dex dengan harga Rp 10.200.

BACA JUGA :   Wali Kota Malang, Sutiaji Positif Covid-19

Merosotnya harga minyak dunia secara drastis terjadi karena menurunnya permintaan. Banyak negara di dunia yang memberlakukan kebijakan lockdown, sehingga transportasi, pabrik, hingga maskapai dilarang beroperasi. (red)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses