Insentif Bagi Masyarakat Terdampak Covid-19 Jadi Pembahasan Utama Dalam Musrenbang Kota Batu

  • Bagikan

DimensiNews.co.id, BATU-Tidak seperti biasanya, Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tingkat Kota Batu 2020 digelar melalui video teleconference, Senin (6/4/2020) siang.

Hal tersebut dilakukan, mengingat saat ini pandemi Covid-19 tengah menyebar. Sehingga, untuk melakukan kegiatan dilakukan dengan jarak aman dengan menggunakan media teknologi.

“Saat ini masyarakat tengah menghadapi pandemi Covid-19, oleh sebab itu imbauan menjaga jarak aman didisiplinkan sehingga Musrenbang mengoptimalkan pemanfaatan teknologi untuk berkoordinasi,” kata Wali Kota Batu, Dewanti Rumpoko, Senin (6/4/2020).

Mengenai Musrenbang yang dilaksanakan itu, lebih lanjut dijelaskan olehnya, untuk tahun ini mengakomodir 116 kegiatan dengan lokus 140 program yang menghabiskan anggaran Rp 34,2 miliar untuk tiga kecamatan di wilayah Kota Batu.

BACA JUGA :   Kasatlantas Polrestabes Surabaya Antisipasi Kamseltibcar dan Protokol Kesehatan Dalam PAM Debat Publik Pilwali

“Di tengah penyebaran wabah Covid-19 yang saat ini terjadi, saat ini Pemkot Batu mendata per KK yang dinilai pantas mendapat bantuan akibat terdampak pandemi Covid-19. Per KK nantinya direncanakan akan mendapatkan Rp 500 ribu. Dan, Pemkot Batu telah menganggarkan Rp 45 miliar untuk dibagikan kepada warga terdampak dalam tiga bulan ke depan,” jelas dia.

Menurut Dewanti, pembahasan dalam Musrenbang tersebut juga difokuskan untuk pencegahan persebaran Covid-19 dengan realokasi atau pergeseran anggaran APBD 2020.

Musrenbang Kota Batu dilaksanakan melalui video teleconference (foto:HumasPemkotBatu)

Dijelaskannya, dengan alokasi anggaran Rp 15 miliar untuk jaring pengaman sosial apabila dirinci yang terhitung untuk 30 ribu KK dari 70 ribu KK atau sekitar 40 persen yang terdampak Covid-19, maka setiap KK menerima Rp 500 ribu.

BACA JUGA :   Desa Kompa Kini Miliki Ruang Pelayanan Masyarakat

“Insentif bagi masyarakat yang terdampak Covid mulai April, dan Pemkot Batu juga telah menyiapkan strategi tiga bulan berikutnya bila pandemi belum juga berakhir,” ujar Dewanti.

Dampak dari persebaran Covid-19, diakuinya mengakibatkan banyak penurunan dari berbagai sektor. Selain sektor ekonomi, pariwisata juga mengalami penurunan yang sangat drastis.

Oleh sebab itu, dia berharap persebaran wabah Covid-19 segera berakhir, sehingga khususnya di wilayah Kota Batu geliat ekonomi kembali pulih seperti semula.

Seperti diketahui, Musrenbang tersebut, juga dibahas beberapa program prioritas yang akan dilakukan oleh Pemkot Batu pada 2021 mendatang yang meliputi proyek strategis nasional sesuai dengan Perpres 80 tahun 2019 terkait revitalisasi Kawasan Bromo Tengger Semeru.

BACA JUGA :   PPKM Berbasis Mikro Diperpanjang, Ini Kata Dandim 0416 / BUTE Letkol INF. Arianto Maskare

Selain itu, dibahas juga soal revitalisasi pasar induk Batu, pelebaran peningkatan kualitas Jalan Sukarno dan pembangunan kereta gantung, serta pembangunan museum HAM Munir, dan pengembangan desa wisata yang merupakan arahan dari Gubernur Jatim.

Dalam hal ini, peningkatan sumber daya manusia (SDM) unggul melalui bidang pendidikan serta rencana angkutan masal dan jalan tembus juga menjadi prioritas.(Put/Adv)

 

 

 

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses