oleh

Terlibat Transaksi Narkoba, Aktris Seksi Ini Terancam Hukuman 20 Tahun Penjara

DimensiNews.co.id, JAKARTA- Diduga terlibat penyalahgunaan narkoba jenis kokain, aktris Nanie Darham ditangkap Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya. Diketahui, Nanie merupakan salah satu pemeran dalam film layar lebar berjudul Air Terjun Pengantin.

“Nanie Darham ini aktris film Air Terjun Pengantin,” kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Yusri Yunus di Polda Metro Jaya, Senin (10/2).

Yusri menjelaskan, mulanya penyidik Polda Metro Jaya mendapatkan informasi terkait peredaran kokain di Jakarta. Setelah melakukan penyelidikan selama kurang lebih 1 bulan, polisi melakukan penangkapan terhadap dua pembeli kokain.

“Pada 2 Februari berhasil amankan dua pelaku di lobi Apartemen Mega Kuningan, Setia Budi, Jakarta Selatan. Berhasil diamankan dua orang inisial JA dan WED, ini dua-duanya laki-laki ditemukan 14,86 gram kokain,” ujar Yusri.

Kemudian saat dilakukan penggeledahan, polisi menemukan kokain sebanyak 8,12 gram dan pil happy five di rumah JA.

Setelah penangkapan dua tersangka itu, polisi mendalami kasus tersebut. Didapatkan informasi bahwa kedua tersangka membeli barang haram tersebut dari seorang wanita berinisial NAD.

“Setelah dilakukan pendalaman, ternyata mereka semua ini memesan dan disuruh oleh tersangka ketiga yang inisialnya NAD. NAD kita amankan di sekitar apartemen di lantai 7 di Setia Budi Jaksel. NAD ini seorang wanita,” kata Yusri.

Saat diamankan di kediamannya, polisi menyita satu butir pil ekstasi dari tangan NAD. Ketiganya saat ini telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di Rutan Polda Metro Jaya untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Akibat perbuatannya, NAD, JA dan WED terancam hukuman 20 tahun penjara seperti yang diatur dalam Pasal 114 ayat 2 subsider, Pasal 112 ayat 2 junto, Pasal 132 ayat 1 UU 35/2009 tentang Narkotika. (red)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

News Feed