DimensiNews.co.id, JAKARTA- Perdana International Anti-Corruption Champion Foundation (PIACCF) Malaysia memberikan penghargaan Anti Korupsi Internasional 2020 kepada penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi, Novel Baswedan.
Salah satu alasan mengapa Novel layak menerima penghargaan tersebut menurut Plt Juru bicara Bidang Penindakan KPK Ali Fikri, adalah kejadian penyiraman air keras yang dia alami.
“Novel Baswedan dianggap sebagai sosok yang tepat menerima penghargaan ini karena pada 11 April 2017 mendapatkan serangan berupa penyiraman air keras oleh orang tidak dikenal yang menyebabkan kini dua matanya tak bisa melihat dengan normal,” ujar Ali kepada wartawan, Selasa (4/2).
Selain itu, Novel juga dikenal sebagai sosok intelektual yang berhasil membuka banyak kasus besar. Ali menuturkan, penghargaan untuk Novel Baswedan akan diberikan dalam acara peluncuran PIACCF pada 11 Februari nanti.
“Novel Baswedan mendapat undangan dalam rangkaian acara Upacara Peluncuran PIACCF pada Selasa 11 Februari 2020 di Malaysia. Perdana Menteri Malaysia akan menjadi tuan rumah dalam acara ini,” jelasnya.
Selain penghargaan itu, lanjutnya, Novel juga telah hadir dalam Sidang PBB di Gedung CR6 Gedung ADNEC, Abu Dhabi, Uni Emirates Arab pada 16 Desember 2019.
Dalam kehadirannya tersebut, Novel berbicara dalam sebuah sesi khusus tentang perlindungan bagi lembaga antikorupsi dan pegawai di dalamnya. Sesi ini adalah bagian dari konferensi yang dihadiri sejumlah negara penandatangan konvensi PBB antikorupsi atau COSP-UNCAC. (red)
















