oleh

ADD Sisobaoho Jadi Ajang Bancakan, Warga: Bupati Nias Barat Tidak Paham Fungsi Dana Desa

DimensiNews.co.id NIAS BARAT – Warga masyarakat Desa Sisobaoho, Kecamatan Mandrehe, Kabupaten Nias Barat merasa sangat kecewa dengan kinerja kepala desanya terkait pengelolaan Dana Desa (DD) Tahun Anggaran 2018.

Mereka menilai pengelolaan tidak tepat guna dan sarat kepentingan. Karena itu, masyarakat Desa Sisobaoho melaporkan perihal tersebut kepada Bupati, Inspektorat, dan Dinas PMD Kabupaten Nias Barat, Kamis (16/01/2020).

Melianus Hia, salah satu warga mengatakan, bahwa pelaksanaan Dana Desa DD/ADD 2018 Desa Sisobaoho diduga hanya menjadi bancakan para pemangku kepentingan.

“Kami sudah beberapa kali melaporkan kepada Pemerintah Nias Barat, namun hingga sekarang tidak direspon dengan baik,” kata Hia.

Terkait hal itu, Kepala Dinas PMD Kabupaten Nias Barat telah memberikan surat teguran tertanggal 04 September 2019 Nomor: 700/4111/PMD yang berkaitan dengan surat Bupati Nias Barat Nomor: 700/1529/ITKAB Tanggal 30 Agustus 2019 Perihal Teguran I (Pertama).

Namun Kepala Desa Sisobaoho Tatema, Daeli tidak merespon. Surat Sekda Kabupaten Nias Barat menerbitkan surat Nomor: 700/1885/ITKAB Tanggal 22 Oktober 2019 Perihal Penyegaran Aparat Desa Sisobaoho, Kecamatan Mandrehe Barat

“Kepala Desa Sisobaoho Tatema Daeli tidak merespon beberapa kali teguran tertulis itu, dan kini Pemda Nias Barat seakan mengabaikan laporan-laporan masyarakat Desa Sisobaoho. Diabaikannya laporan dari masyarkaat itu diduga memang disengaja demi kepentingan sekelompok orang para pemangku kepentingan itu. Masyarakat dan negara yang menjadi korban keserakahan segelintir orang,” terangnya.

Lebih lanjut Ia menjelaskan, uang negara tidak jelas kegunaanya, seperti Dana Rabat Beton Tahun 2018 belum di laksanakan sama sekali nilainya sangat fantastis Rp. 216.168.135,20.” katanya.

Masyarakat Desa Sisobaoho, Kecamatan Mandrehe Barat meminta kepada Bupati Nias Barat agar permasalahan kegunaan Dana Desa DD/ADD Tahun 2018 dan Tahun sebelumnya diselesaikan secepatnya demi menjaga hal-hal yang berdampak merugikan negara dan mayarakat. (YW)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed