SUKABUMI – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Sukabumi menegaskan komitmennya dalam mendorong terciptanya iklim investasi yang sehat, aman, dan berkelanjutan. Upaya tersebut dinilai penting untuk memperkuat pertumbuhan ekonomi sekaligus membuka peluang kerja bagi masyarakat.
Kepala Disnakertrans Kabupaten Sukabumi Sigit Widarmadi mengajak seluruh pemangku kepentingan, baik kalangan pengusaha maupun pekerja, untuk bersama-sama menjaga kondusivitas daerah.
Menurutnya, investasi memiliki peran strategis dalam menggerakkan roda perekonomian. Semakin banyak investasi yang masuk, semakin besar pula kesempatan terciptanya lapangan kerja dan peningkatan kesejahteraan warga.
“Harapannya, iklim investasi di Sukabumi bisa terus terjaga dengan baik. Mari kita saling menjaga kondusivitas, baik dari pihak perusahaan maupun para buruh,” ujar Sigit, Selasa (3/1/2026).
Ia menjelaskan, dampak investasi tidak hanya terasa pada sektor industri semata, tetapi juga menimbulkan efek berantai bagi sektor lain seperti perdagangan, jasa, hingga usaha mikro kecil dan menengah. Karena itu, stabilitas hubungan industrial menjadi kunci utama.
Sigit menekankan pentingnya penyelesaian setiap persoalan ketenagakerjaan melalui jalur dialog dan musyawarah. Pendekatan tersebut diyakini mampu melahirkan solusi yang adil tanpa mengganggu keberlangsungan usaha.
“Ketika ada permasalahan, mari kita cari solusi terbaik atau win-win solution. Dengan begitu, iklim usaha tetap kondusif dan hubungan industrial tetap harmonis,” jelasnya.
Pemerintah daerah, lanjut dia, terus berupaya menciptakan regulasi yang ramah investasi sekaligus melindungi hak-hak pekerja. Keseimbangan antara kepentingan dunia usaha dan kesejahteraan buruh harus berjalan beriringan.
Sigit berharap sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan serikat pekerja dapat semakin diperkuat. Dengan kolaborasi tersebut, Kabupaten Sukabumi diharapkan mampu menjadi destinasi investasi yang kompetitif di Jawa Barat.
“Mari kita jadikan Kabupaten Sukabumi lebih baik lagi, dengan peningkatan ekonomi dan investasi yang berkelanjutan demi kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.*(Asep)
















