BNPB: Dampak Banjir–Longsor Aceh Meluas, Korban Jiwa Naik Signifikan

  • Bagikan
Kepala BNPB Suharyanto memberikan keterangan soal update pencarian korban dan penanganan bencana di Sumatera dalam konferensi pers, Jumat (28/11/2025) sore.(Tangkapan Layar YouTube BPNB)

JAKARTA- Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) kembali memperbarui data dampak banjir dan tanah longsor yang melanda sejumlah wilayah di Provinsi Aceh. Hingga Jumat (28/11/2025) sore, tercatat 35 orang meninggal dunia, 25 orang masih hilang, dan 8 warga mengalami luka-luka.

“Untuk korban jiwa per sore ini yang kami dapatkan datanya sementara ada 35 jiwa meninggal dunia, 25 hilang, dan 8 luka-luka,” ujar Kepala BNPB Suharyanto dalam konferensi pers yang disiarkan secara daring, Jumat.

Ia menegaskan, proses pendataan masih berlangsung karena sejumlah wilayah masih terisolasi dan belum dapat diakses oleh tim gabungan. Kondisi ini membuat pelaporan korban dan penyisiran lokasi terdampak belum bisa dilakukan secara optimal.

BACA JUGA :   DPW PAN Provinsi Banten Gelar Muscab,"Solid Terkonsolidasi Kita Satu, Raih Tiga Besar Pada Pemilu 2024"

Sebaran Korban di Berbagai Kabupaten

BNPB merinci sebaran korban di beberapa wilayah terdampak sebagai berikut:

  • Kabupaten Bener Meriah: 11 meninggal, 13 hilang
  • Aceh Tenggara: 6 meninggal, 7 hilang, 5 luka-luka
  • Aceh Tengah: 15 meninggal
  • Gayo Lues: 1 meninggal, 2 hilang
  • Aceh Tamiang: 3 luka-luka
  • Kota Subulussalam: 1 meninggal
  • Kota Lhokseumawe: 1 meninggal, 3 hilang

Suharyanto mengatakan masih terdapat sejumlah kabupaten/kota yang belum dapat ditembus dari dua jalur utama, baik dari arah Lhokseumawe maupun dari Banda Aceh.

“Ini masih belum bisa tembus sampai seluruh kabupaten/kota di Aceh. Proses pendataan akan terus dilakukan,” katanya.

Pengungsi Tembus 4.846 KK

Selain korban jiwa, jumlah warga yang terpaksa mengungsi terus bertambah. Per Jumat sore, BNPB mencatat 4.846 kepala keluarga (KK) mengungsi di berbagai titik penampungan yang tersebar di seluruh Aceh.

BACA JUGA :   SEMA Tangerang Gelar Aksi Tuding Eva Emilia Kebal Hukum, Pengacara Anggota DPRD Angkat Bicara

Menurut BNPB, angka ini berpotensi meningkat seiring meluasnya dampak bencana dan akses yang belum terbuka ke sejumlah wilayah pedalaman.

Evakuasi dan Distribusi Bantuan Dipercepat

BNPB memastikan proses evakuasi dan pendistribusian bantuan darurat terus berlangsung. Tim gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, Basarnas, dan relawan lokal kini fokus membuka akses jalan yang terputus akibat longsor agar bantuan logistik bisa segera masuk ke daerah-daerah yang terisolasi.

“Kami upayakan percepatan pembukaan akses dan distribusi bantuan untuk semua warga terdampak,” ujar Suharyanto.*

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses