Anak Lelakinya Diduga Telah Dilecehkan, Warga Kalapanunggal Lapor Polisi

  • Bagikan

SUKABUMI – Salah satu warga Kalapanunggal, Aska (nama samaran) merasa lega setelah mengadukan pasal dugaan pelecehan seksual yang menimpa anak laki-lakinya ke Polres Sukabumi.

Pasalnya, beberapa hari ke belakang perasaannya tidak menentu pasca mendengar curhatan anaknya atas kejadian yang menimpa dirinya.

Betapa Aska tidak gundah gulana ketika anak laki-lakinya yang beranjak remaja bercerita telah mendapatkan perlakuan tidak terpuji dari oknum guru dimana anak laki-lakinya belajar.

“Anak saya sekarang tertutup dan hanya bisa menangis ketika ditanya,” ungkapnya.

Setelah mendapatkan pandangan dari berbagai pihak baik para tokoh masyarakat setempat dan Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah (KPAID) Kabupaten Sukabumi, akhirnya Aska melaporkan dugaan pelecehan yang telah menimpa anak laki-lakinya ke Polres Sukabumi pada Selasa (15/11/2022).

BACA JUGA :   Berduaan di Kamar Perangkat Desa, Oknum Kades Digerebek Warganya Sendiri

Terkait hal itu, Ketua KPAI Kabupaten Sukabumi, Imam Noeril, S.I.Kom membenarkan bahwa pihaknya telah mendorong dugaan pelecehan seksual yang telah menimpa anak Aska untuk dibawa ke ranah hukum.

“Saya telah mendengar dari pengakuan para korban atau orang tuanya dan memberikan support agar keluarga atau orang tua yang merasa martabat juga harga diri anaknya di lecehkan oleh oknum pelaku, agar mau dan bersedia memberikan laporan terhadap penegak hukum,” ujarnya saat dikonfirmasi dimensinew.co.id

Hal itu, lanjut Imam Noeril, demi menjaga keberlangsungan masa depan anak-anak ke depan dan tidak segan segan memberikan efek jera terhadap terduga pelaku dengan mekanisme hukum yang ada.

“Kami dari pihak KPAI Kabupaten Sukabumi tentunya akan mengawal penegakan hukum dan memberikan support kepada korban,” pungkasnya.

BACA JUGA :   Dua Pelaku Ranmor Yang Diamankan Polsek Kebun Jeruk Bawa Senpi Rakitan
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.