Saat Petik Buah Pinang, Marsanda Ditembak Oleh SAD di Desa Temenggung Limun

  • Bagikan

SAROLANGUN – Nasib malang menimpa Marsanda Binti Gusnari 18 tahun warga Desa Temengung Kecamatan Limun saat dirinya mengambil buah pinang yang tidak jauh dari rumahnya

Marsanda di bersama seorang nenek mengambil buah pinang dengan cara memanjatnya,namun naas saat sampai di atas pohon pinang Marsanda melihat ada sepasang suami istri dari Suku Anak dalam (SAD) yang melihatnya di atas pohon.

Tidak lama saling bertatapan antara Marsanda  dengan warga Suku Anak Dalam tersebut langsung menembak Marsanda yang sedang di atas pohon dan Marsanda pun langsung jatuh dari pohon pinang yang ketinggiannya mencapai kurang lebih lima meter.

Dari keterangan korban Suku Anak Dalam tersebut menembaknya di bagian rusuk di bawah tangan kanan mengunakan Senapan Angin,

BACA JUGA :   Sering Bawa Sabu Dari Dusun Peninjau, Sepasang Kekasih Diringkus Tim Srigala Codet

Marsanda sempat di larikan ke RSUD Sarolangun untuk di lakukan pertolongan dan pihak RSUD menyarankan Marsanda harus di bawa ke Jambi untuk melakukan operasi Hinga kini peluru masih bersarang di tubuh Marsanda

“Ia peluru masih ada di dalam,kami di sarankan untuk melakukan operasi di Jambi,”ucapnya.

Terkait pelaku penembakan dari Suku Anak Dalam dari mana Marsanda menyebutkan tidak mengetahui dan yang ia ingat Suku Anak Dalam tersebut memakai baju merah bersama istrinya dan setelah melakukan penembakan mereka lari ke arah mudik.”ujar Marsanda.

Ia berharap dari pihak keluarga korban masalah ini cepat selesai dan pelakunya segera di tangkap.

“Kami dari pihak keluarga berharap cepat selesai agar tidak terjadi apa-apa pada korban semoga bisa selamat.*(Sanu)

BACA JUGA :   Warga Pertanyakan Pengerjaan Proyek Peningkatan Jalan Dinilai Asal Jadi
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses