JAKARTA – Warga perumahan Citra 3 Kelurahan Pegadungan Kecamatan Kalideres Jakarta Barat menilai pembangunan sumur resapan di kawasan pemukiman tidak memberikan efek terhadap penanggulangan banjir dan hanya membuang anggaran.
Pasalnya pengerjaan proyek resapan air yang di kerjakan oleh
PT.PIPE AND PREAST INDONESIA &PT.VARAS BATUBADIS PRAMBANAN (KSO) itu dinilai gagal fungsi.Selain itu proyek tersebut tidak memberikan manfaat terhadap dampak banjir.
Salah satu warga masyarakat Kalideres Asep menilai proyek pembangunan sumur resapan dikawasan perumahan tersebut hanya menghamburkan anggaran dan tidak bermanfaat dalam penghilangan banjir
“Ini kan wilayah perumahan yang jauh dari banjir kok dibangun dalam kawasan perumahan,untuk apa,Ini proyek mubazir hanya buang anggaran saja .”Kata Asep
Menurutnya,proyek Pemda DKI Jakarta tersebut tidak memberikan manfaat bagi masyarakat dan penanggulangan banjir,karena diwilyah perumahan itu tidak ada genagan apalagi banjir.katanya
“Bagaimana air bisa masuk ke sumur resapan itu,sedangkan keberadaan ini lebih tinggi dari jalan.Selain itu ini wilayah perumahan yang jauh dari banjir,kenapa tidak di wilayah pemukiman padat penduduk yang benar benar rawan banjir dibuat sumur resapan.” tegasnya
Asep berharp pihak Dinas Sumber Daya Air untuk meninjau ulang pembangunan proyek sumur resapan dikawasan perumahn yang dinilai tidak memberi manfaat tersebut.
Selain itu kata dia, sebelumnya proyek pembangunan sumur resapan di perumahan Citra 3 tersebut mendapat penolakan dari sejumlah warga dan pengurus lingkungan.Karena tidak bermanfaat.
“Sempat di tolak sama pegurus lingkungan dan warga,karena perumahan ini bukan wilayah rawan banjir tapi di bangun sumur resapan.Selain itu juga pembagunan itu merusak tatanan yang sudah ada,semuanya berantakan dan ditinggal begitu saja oleh kontraktor.”pugkasnya
















