HMI Cabang Sarolangun Geruduk Gedung DPRD,Ini Penyebabnya

  • Bagikan

SAROLANGUN – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Sarolangun geruduk Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sarolangun. Pasalnya 46 Miliar anggaran tahun 2022 diakomodir untuk kepentingan DPRD.

Ketua Umum HMI Cabang Sarolangun, Debi Kurniawan dalam orasinya meminta DPRD Sarolangun untuk tidak mengesahkan APBD tahun 2022. Ia menilai adanya indikasi pembodohan terhadap masyatakat sarolangun.

“Terlebih dahulu kita minta jangan sampai DPRD mengesahkan APBD tahun 2022, karena masih banyak hal yang lebih penting dari itu. Situasi pandemi seperti sekarang, bagaimana kita meningkatkan ekonomi masyarakat,” kata Debi, Senin (15/11)

Lebih lanjut, Debi menuturkan, berdasarkan data yang telah diterima, bahwa DPRD Sarolangun mengakomodir APBD tahun 2022 sebesar Rp 46 Miliar lebih dengan jumlah anggota 35 orang. Sementara kabupaten tetangga Merangin hanya mencapai Rp 36 Miliar dengan jumlah anggotanya 35 orang.

BACA JUGA :   Polrestabes Surabaya Pecat 12 Personil Dengan Tidak Hormat,Ini Penyebabnya

“Ada apa di DPRD Sarolangun, ditengah pandemi ekonomi rakyat sedang morat marit. Namun DPRD malah senang-senang dengan uang rakyat,” ucapnya

Ia menyebutkan, didalam rincian anggaran tersebut salah satu adanya penganggaran pembuatan kolam ikan. Hal itu sangat tidak masuk akal, DPRD menganggar sesuatu program yang tidak perlu DPRD anggarankan.

“Terus dengan renovasi rumah dinas, sebetulnya itu tidak begitu penting. Nanti minta dengan DPRD untuk membahas persoalan anggaran tersebut, karena masih banyak hal yang harus diprioritaskan,” sebutnya

Aksinya tidak disambut DPRD Sarolangun, ia mengatakan, bahwa pihak DPRD tidak mengindahkan aspirasi masyarakat khususnya HMI.

“Dengan tidak diindahkannya aksi kami ini, maka kami akan lakukan aksi jilid dua. Kami berasumsi bahwa DPRD ada indikasi manifulatif terhadap APBD tahun 2022,”ucapnya

BACA JUGA :   Tiang Listrik Di Kecamatan Karang Bahagia Bergeser Ketengah Jalan, Ini Penyebabnya..!!

Saat ingin masuk ke ruang Paripurna, puluhan kader HMI dihalangi. Lantaran Ketua DPRD beserta anggotanya tidak ada dikantor, sedang melakukan Bimtek keluar kota.

“Alasannya humasnya bilang bimtek, namun tidak bisa menunjukan bukti kongrit bahwa mereka memang bimtek. Ini lucu sebenarnya humas tidak tahu kalau DPRD Bimtek, padahal jelas tupoksinya sebagai humas,” tuturnya

Dengan alasan DPRD sedang Bimtek, Kasubbag Humas DPRD Marhamah menyampaikan, bahwa 35 orang DPRD sedang tidak ada di kantor.

“Saat ini DPRD 35 orang sedang pergi Bimtek, jadi kami dapat menjawab terkait dengan tuntutan mereka,” ucap Marhamah saat diminta keterangan oleh pedemo.

Saat ditanya 35 Orang DPRD Sarolangun pergi bimtek ke daerah mana, Marhamah tidak dapat memberikan jawaban yang pasti.

BACA JUGA :   Dua Rumah Warga Cengkareng Di RTHL Kodim 0503/JB

“Kalau itu saya tidak tahu kemana bimteknya, karena saya juga baru pulang dari jambi,” singkatnya (Sanu)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses