Aceh Utara Kirim 20 Peserta Untuk Ikuti MQK Aceh

  • Bagikan
Asisten I Dayan Albar dan Kadis Pendidikan Dayah pose bersama peserta MQK yang akan berangkat ke Banda Aceh

ACEH UTARA – Pemerintah Kabupaten Aceh Utara mengirimkan sebanyak20 orang peserta yang akan mengikuti 10 cabang perlombaan pada Musabaqah Qira’atil Kutub (MQK) Ke-2 tingkat Provinsi Aceh yang berlangsung pada Tanggal 12 – 17 Oktober 2021 di Banda Aceh.

Saat melepas keberangkatan kafilah menuju MQK Aceh, Selasa (12/10) pagi, Bupati Aceh Utara H. Muhammad Thaib melalui Asisten I Sekdakab Dayan Albar, SSos, MAP meminta kepada para peserta, pendamping dan tim offisial agar tetap menjaga kesehatan selama mengikuti kegiatan MQK di Banda Aceh.

“Meski kasus penyebaran Covid-19 di Aceh sudah mulai melandai, namun kafilah dan pedamping agar tetap mematuhi protokol kesehatan agar bisa terhidar dari penyebaran Covid-19 selama berada di Banda Aceh,” ungkap Dayan Albar yang didampingi Kadis Pendidikan Dayah Aceh Utara, Abdullah Hasbullah, S.Ag, MSM.

BACA JUGA :   Peh Cun Menjadi Warisan Budaya Kota Tangerang Tingkat Nasional

Ia juga menjelaskan, di MQK akan berkutat pada lomba membaca dan memahami isi kandungan kitab kuning tingkat Propinsi Aceh dan para peserta dari Aceh Utara sudah mempersiapkan diri dengan baik untuk mengikuti 10 cabang perlombaan di MQK nanti.

“Saya yakin semua peserta yang menjadi  utusan Aceh Utara ke MQK tingkat Provinsi Aceh telah mempersiapkan diri dengan sungguh-sungguh untuk mencapai hasil yang gemilang dan dapat mengharumkan nama Aceh Utara,” kata Asisten I Sekdakab Aceh Utara itu.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Dayah Kabupaten Aceh Utara, Abdullah Hasbullah, S.Ag, MSM, dalam laporannya mengatakan, dalam kegiatan MQK tingakat Provinsi Aceh mengirimkan sebanyak 20 orang peserta untuk mengikuti 10 cabang perlombaan katagori putra dan putri.

BACA JUGA :   Tim Spartan Polres Bungo Ringkus Enam Pelaku Dompeng

Selama kegiatan berlangsung, kata Abdullah, para peserta ditempatkan di asrama haji Banda Aceh. Khusus pada acara pembukaan, panitia membatasi jumlah peserta yang boleh menghadiri untuk menghindari kerumunan dan tetap mematuhi protokol kesehatan.

Untuk itu, pihaknya mengutus satu orang peserta dan satu orang pendamping untuk menghadiri seremoni pembukaan yang berlangsung di ruang makan asrama haji Banda Aceh.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses