oleh

Kapolres Sukoharjo Pantau Pelaksanaan Prokes dalam Ibadah GKI Kartasura

SUKOHARJO – Kapolres Sukoharjo, AKBP Wahyu Nugroho Setyawan bersama Dandim, Letkol Inf Agus Adhy Darmawan memantau pelaksanaan protokol kesehatan (prokes) ibadah di Gereja Kristen Indonesia Kartasura, Minggu (3/10/2021).

Dalam pantauan tersebut, Kapolres dan Dandim mengapresiasi pelaksanaan ibadah di GKI Kartasura. Apresiasi diberikan lantaran para jemaah dan juga panitia gereja beribadah dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

“Jadi, pelaksanaan ibadah sangat disiplin, panitia membedakan jadwal ibadah untuk lansia dan umum. Selain itu panitia juga memberikan nomor untuk jemaah, bagi jemaah yang tidak memiliki nomor tidak diizinkan untuk mengikuti ibadah,” jelas Kapolres.

Menurut Kapolres, pihak gereja juga mengatur sedemikian rupa umatnya dalam melaksanakan ibadah. Seperti pemberian nomor tempat duduk sehingga jemaah duduk di kursi sesuai nomor yang dimiliki. Dandim juga mengatakan, apa yang dilakukan panitia gereja sangat baik dan benar-benar disiplin dalam menerapkan prokes.

Dandim menilai, Prokes di Gereja Kristen Indonesia Kartasura tersebut dapat menjadi percontohan bagi gereja-gereja lainya dalam penerapan prokes saat pelaksanaan ibadah. “Meski PPKM levelnya turun tetapi prokes tetap harus di jaga dengan ketat,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Kapolres juga mengimbau pada jemaah dan keluarga yang belum divaksin untuk segera mengikuti vaksinasi dengan mendatangi gerai vaksinasi yang ada di Sukoharjo.

Sedangkan Pendeta Gereja, Ayub Setyanto, menyampaikan jika pelaksanaan ibadah minggu ini merupakan ibadah pertama secara langsung setelah pemerintah menerapkan PPKM darurat. Sebelumnya, pelaksanaan ibadah dilakukan secara virtual. Menurutnya, terakhir melaksanakan ibadah pada 22 Maret 2020 dan baru hari ini, Minggu (3/10/2021) baru melaksanakan ibadah secara langsung kembali.*(Priyanto)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

News Feed