GRESIK – Demi percepat laju akselerasi pencapaian Herd Immunity, percepatan vaksinasi Covid-19 di wilayah hukum Kepolisian Resort Gresik terus dilakukan. Kali ini, digelar di wilayah kecamatan Menganti, Gresik, Sabtu (21/08/2021).
Hadir dalam peninjauan serbuan “Gerai Vaksinasi Merdeka”, Kapolres Gresik, Akbp Arief Fitrianto dengan didampingi Kabagsumda Kompol Didik, Kasatreskrim Akp Bayu Febrianto Prayoga SH. SIK. MIK., Kasatlantas AKP Yanto Mulyanto P. SH. SIK., Wakil Ketua Dewan Fraksi PDI Mujib Ridwan SH., dan Kapolsek Menganti, Akp Tatak Sutrino SH., Danramil Menganti Kapt. Inf. Mujianto, Camat Menganti Sujarto, S.H., M.Si.
Tingginya antusias masyarakat di wilayah Kecamatan Menganti telah mencatat sekitar 2500 warga penerima vaksin yang telah disuntik vaksin sinovac dosis pertama.
Kapolsek Menganti, AKP Tatak Sutrisno, SH mengatakan bahwa Vaksin Covid 19 ini diberikan kepada warga secara gratis, “Vaksin Covid-19 ini diberikan bagi masyarakat Kecamatan menganti yang tersebar di 22 desa secara gratis,” katanya disela kegiatan vaksinasi.
Kapolsek juga menyebutkan bahwa serbuan vaksin merdeka jajaran Polres Gresik ini merupakan inovasi Kepolisian guna mendukung upaya pemerintah mencapai imunitas komunal, khususnya bagi masyarakat di Kabupaten Gresik.
“Meskipun sudah menerima vaksinasi masyarakat tetap diminta disiplin mematuhi protokol kesehatan,” tandasnya.
Kapolres Gresik Akbp Arief Fitrianto SH. SIK. MM. menambahkan, Polres Gresik bersama Forkopimda mendukung penuh dalam melaksanakan serbuan vaksin dalam rangka mencapai Herd Immunity.
“Polres Gresik dan Forkopimda mendukung penuh serbuan vaksinasi pemerintah, sesuai target sehingga beberapa pun yang diberikan kita akan habiskan dalam rangka Herd immunity di wilayah Gresik,” ucap Akbp Arief kepada awak media, Sabtu (21/08/2021).
Pihaknya juga berharap agar wilayah Kabupaten Gresik dapat mencapai zona hijau. “Kami dari Kepolisian dan Satgas Covid bertekat terus untuk capaian ini agar bisa terus zona orange, kuning hingga Hijau. Termasuk dalam pelaksanaan PPKM kita bekerja terus untuk menurunkan sehingga level 3, level 2 atau level 1 sehingga kegiatan masyarakat kembali normal, sosial dan budaya serta kegiatan pendidikan sekolah berjalan lansung,” pungkas Alumnus Akpol 2001 itu. (Bayu)
















