by

PSI Mempertanyakan”Sampai Kapan Pengungsi Imigran Pencari Swaka Berada Di Penampungan

Photo : Wiliam di dampingi ketua DPW PSI Saat berdialog dengan salah satu anggota UNHCR di lokasi penampungan

 

DimensiNews.co.id JAKARTA – Perwakilan United Nations High Commisioner for Refugees atau UNHCR bagi Indonesia dan calon anggota DPRD terpilih Willian Aditya Sarana dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI) bersama warga Daan Mogot Baru melakukan pertemuan untuk membahas nasib dari para pencari suaka di gedung tempat penampungan sementara di kawasan Daan Mogot Baru, Kalideres, Jakarta Barat.Senin (22/7/2019)

Dari hasil pertemuan tersebut mereka mengakui dan sependapat bahwa kondisi tempat penampungan para pencari Suaka saat ini tidak ideal baik dari segi fasilitas yang tersedia, air, dan jumlah pencari suaka yang berlebihan jumlahnya.

“Kami PSI, UNHCR, RW 017 satu pendapat terlebih dahulu bahwa kondisi yang ada di Kodim tidak ideal karena minus kebutuhan dasar seperti air, kesehatan, dan tempat yang tidak memadai,” kata William saat di konfirmasi wartawan Selasa, 23 Juli 2019.

William menuturkan berdasarkan hasil pertemuan yang dilakukan kemarin pada Senin malam, 22 Juli 2019 di salah satu Cafe di Jakarta Barat, dengan pihak UNHCR dan warga, dia menilai UNHCR juga membenarkan bahwa tempat yang digunakan menampung pencari suaka tidak ideal.

Sehingga kata dia, PSI bersama warga mendorong pihak UNHCR untuk bisa lebih aktif juga mencari sumber daya seperti aktor kemanusiaan ikut terlibat membantu para pencari suaka.

Selain itu Kata Wiliam PSI juga mendorong agar pengungsi yang sudah memiliki kekuatan finansial dan ingin ke negara ke-tiga untuk dipercepat proses nya.

PSI dan RW 017 juga sepakat mempertanyakan bahwa harus ada batas waktu yang jelas sampai kapan pengungsi berada di sana.

Sebelumnya pada Senin siang, 22 Juli 2019 tiga anggota UNHCR dan PSI mengunjungi para pencari suaka dan melakukan pengecekan terkait fasilitas yang ada seperti toilet, sumber air minum, dan tempat tidur. dimensinews.co.id melihat pada saat pengecekan UNHCR tidak banyak melakukan interaksi dengan para pencari suaka.

Selain itu pada saat UNHCR datang, para pencari suaka ramai-ramai berkumpul mengerumuni anggota UNHCR yang sedang melakukan pengecekan.

Mohamed pencari suaka asal Sudan mengatakan dia tidak tahu apa tujuan UNHCR datang ke pengungsian. Dia mengakui UNHCR sedikitpun tidak memberikan keterangan apa-apa kepada para pencari suaka.

“Kami tidak tahu mereka ngapain kesini, mereka hanya datang lihat-lihat saja padahal kami juga ingin mengobrol banyak dengan mereka bagaimana kelanjutan nasib kami disini,” ujarnya.

Selain itu juga wartawan juga mencoba menkonfirmasi tiga orang anggota UNHCR yang datang memeriksa sejumlah fasilitas yang ada.

“Kami hanya memeriksa fasilitas saja, selebihnya tidak ada,” ujar satu anggota UNHCR itu ketika diminta keterangannya di lokasi penampungan, Senin 22 Juli 2019.

Mereka menolak memberi keterangan lebih rinci dengan dalih bukan pejabat yang berwenang. Termasuk tentang keluhan terhadap keberadaan para pencari suaka di lokasi itu.

 

 

 

 

 

Laporan Wartawan : Hery Lubis

Editor.                       : Red DN

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed