oleh

Vaksinasi Massal, H. Marwan: Kejadian di India Tidak Boleh Terjadi di Sukabumi

SUKABUMI – Ribuan lansia beserta pendampingnya mengikuti vaksinasi Covid 19. Vaksinasi yang dilaksanakan secara massal tersebut terselenggara melalui kerjasama antara Pemkab Sukabumi bersama Ikatan Alumni Universitas Kristen Parahyangan (IKA Unpar) Bandung dan Yayasan Darma Wulan. Vaksinasi dilaksanakan di GOR Cisaat dan RSUD Sekarwangi, Sabtu (8/5/2021)

Berdasarkan data yang dihimpun, ada sebanyak 1050 lansia dan pendamping yang akan divaksin. Mereka terdiri dari 700 lansia dan 350 pendamping. Proses vaksinasi tersebut dilaksaksanakan di dua tempat berbeda. Dimana 525 orang di GOR Cisaat, dan 525 lainnya di RSUD Sekarwangi.

Bupati Sukabumi H. Marwan Hamami mengatakan, kerjasama yang dilakukan bersama IKA Unpar Bandung dan Yayasan Darma Wulan ini untuk mempercepat vaksinasi di Kabupaten Sukabumi. Khususnya bagi lansia.

“Mudah-mudahan lewat vaksinasi ini, bisa meningkatkan kekebalan tubuh,” ujarnya

Apalagi, berbagai varian covid 19 telah muncul di beberapa negara. Oleh karena itu, perlu adanya antisipasi agar tidak terjadi di Indonesia.

“Jangan sampai kejadian seperti di India terjadi di Indonesai, apalagi Sukabumi,” ucapnya.

Oleh karena itu, H. Marwan mengajak semua pihak untuk terus menerapkan protokol kesehatan. Termasuk tidak mudik di momen Idul Fitri 1442 hijriah ini.

“Mari bersama-sama mengingatkan keluarga yang jauh untuk tidak mudik dulu. Ini demi menjaga kesehatan keluarga bersama dari ancaman covid 19,” ungkapnya.

Ketua IKA Unpar Bandung, Ivan P Sadik mengatakan, vaksinasi ini akan dilakukan sebanyak dua kali. Namun pemberiannya dilakukan secara bertahap.

“Sekarang tahap pertama. Nanti dilanjutkan vaksinasi ke dua,” bebernya.

Meskipun telah divaksin, dirinya meminta semua pihak tetap menerapkan protokol kesehatan.

“Protokol kesehatan harus tetap dijalankan. Melalui berbagai upaya pencegahan, Semoga kita semua sehat selalu,” pungkasnya.(Asep)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

News Feed