by

Dibandrol 170 Ribu Perhari Hostel Airi Diduga Tidak Memiliki IMB dan TDUP Sudah Dua Bulan Beroperasi

Photo : Hosel Airi

 

DimensiNews.co.id JAKARTA – Meningkatnya usaha di bidang pariwisata di jakarta belakangan ini membuat para pengusaha menghalalkan segala cara untuk mendirikan usaha di bidang perhotelan dan lainnya.

Salah satu contoh Motel (AIRI) Housetel yang berdiri di belakang Komplek Perkantoran (Ruko) di Jalan Peta Barat RW 07 Kalideres, Jakarta Barat

Hostel atau mini hotel tersebut diduga kuat belum mengantongi izin pariwisata yakni berupa Tanda Daftar Usaha Pariwisata ( TDUP ) dari Suku Dinas (Sudin) Pariwisata dan Kebudayaan Jakarta Barat maupun Online Single Submission dari Kementrian Bidang Perekonomian RI.

Hal ini dikatakan oleh salah satu Aktivis Anti Korupsi Jakarta Darsuli di kantornya kawasan kalideres jakarta barat (1/2/2019)

Darsuli juga menduga bangunan yang dipergunakan oleh Motel Airiri tidak mengantongi Izin Mendirikan Bangunan ( IMB ) dari Dinas Cipta Karya, Pertanahan dan Tata Ruang DKI Jakarta. Padahal sudah menjalani aktifitas usahanya selama dua bulan.

” Kami curiga sebab bangunan Motel Airi tersebut berdiri dijalur yang diperuntukan untuk jalan akses masuk ke kawasan perkantoran. Jadi posisinya pas dijalananan,” dan juga menempel ke bangunan ruko di belakangnya kata Darsuli kepada Dimensinews, Jum’at ( 1/2/2019) pagi.

Dasruli menambahkan, Jika tidak ada IMB bagaimana dia bisa mengurus izin untuk usahanya. Sebab persyaratan untuk mengajukan legalitas usahanya salah satunya surat keterangan domisili usaha (SKDU) dan tanda daftar usaha pariwisata ( TDUP ), yang semua itu menurutnya harus melengkapi IMB salah satunya.

” Kami berharap kepada instansi terkait untuk Suku Dinas Pariwisata dan pihak satpol PP untuk mengkroscek keberadaan Motel Airi tersebut.

“Cek semua legalitas usaha dia, jika tidak ada, kasih sanksi tegas,” pungkasnya.

Terpisah Ardi warga sekitar mengatakan,kami juga baru mengetahui kalau ada hotel kelas melati seperti Airi itu di sini,katanya.karena memang tempatnya sangat tertutup.ujat Ardi.

“Masa di jakarta masih ada hotel yang kelas melati harga sewanya hanya 170 ribu permalam,ucapnya.

Dari penyelusuran Wartawan dilokasi, Motel Airiri tersebut dua lantai memliki 20 kamar. Masing-masing kamar menurut pengakuan penjaga (repcesionis ) dibandor 170 ribu/Net per hari.

” Baru dua bulan beroprasi, masing-masing perkamar 170 ribu. Jika masuk (cek in ) jam 2 siang, jam 11 besok baru keluar ( cek out ),” ujar resepcionis yang enggan menyebut namanya, Jumat (1/2/2019)sore.

 

 

 

 

 

Laporan Wartawan : Hery Lubis

Editor.                       : Red DN

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed