YBKB Cabang Jambi Beri Bantuan Untuk Bayi Mungil Yang Matanya Terinfeksi

  • Bagikan

JAMBI – Malang nian melihat kondisi Bayi bernama Muhammad Fahri yang masih berumur 5 bulan anak dari Parion dan Rohani Warga Dusun Petekun, Desa Baru Nalo, Kecamatan Nalo Tantan, Merangin, Jambi.

Bayi mungil ini harus berperang melawan penyakit mata yang dideritanya, dan para dermawan terus mengalir membagikan rezeki
Dan membantu agar bayi mungil ini bisa menjalankan pengobtan matanya yang divonis oleh medis infeksi

Pada kesempatan itu Yayasan Bangun Kecerdasan Bangsa Cabang Jambi, yang bertempat di Kabupaten Bungo, berkesempatan
Ikut mendonasikan bantuan mulai dari perlengkapan bayi sampai sejumlah uang agar dapat meringankan biaya pengobatan bayi malang tersebut.

Ketua YBKB Cabang Jambi Nazia Ibrahim mengatakan, Hanya doa kesembuhan dan banyak bantuan mendonasikan agar pengobatan bisa berjalan lancar, agar bayi munggil ini bisa sehat kembali matanya

BACA JUGA :   "Waspadai Penipuan Berkedok Penarikan Dana Tunai Mengatasnamakan BPJS Ketenagakerjaan”

“Kami dari Yayasan Bangun Kecerdasan Bangsa Provinsi Jambi ikut memberikan sumbangan dari donasi-donasi yang sudah Yayasan kami kumpulkan, alhamdulillah hari ini kami serahkan, harapan kita Fahri bisa sembuh dan layaknya seperti anak-anak pada umumnya, kita doakan juga dia,”ungkapnya Nazia Minggu 14/02/2021

Sementara itu Orang Tua Muhammad Fahri bernama Parion mengungkapkan, Anaknya menderita penyakit di bagian matanya, awal mulanya gejala tersebut terlihat seperti penyakit infeksi, waktu bayi mulai tidak bisa memejamkan mata dan terus melotot.

“Hampir dua bulan kedua bola matanya melotot, namun lama kelamaan matanya mulai mengeluarkan nanah, penyakit yang diderita anaknya sudah berlangsung 3 bulan terakhir,”ujarnya

Selanjutnya dikatakan Rohani, ia sering membersihkan dengan kain basah maupun tisu.

BACA JUGA :   Surat Klarifikasi Lurah Kembangan Utara Gentayangan di Pesan WhatsApp

“Kayak ada nanah hitu, sudah kita bawa kerumah sakit Raudah, RSUD Bangko, kepadang, sampai sekarang penyakit belum tau, kata dokter Infeksi,” jelas Rohani sambil gendong bayinya yang terus menangis. (Barax)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses