DimensiNews.co.id, TULUNGAGUNG – Rencana pemerintah bakal memberikan vaksin kepada semua penduduk Indonesia. Di Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur yang bakal divaksin sekitar 80 persen jumlah penduduk. Jumlah penduduk Kota Marmer mencapai 1 juta jiwa lebih.
Wakil Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19, Galih Nusantoro mengungkapkan, lebih mengutamakan pemberian vaksin Covid-19 kepada tenaga medis, bila nantinya sudah disebarkan secara legal. Hingga kini, Pemerintah Kabupaten Tulungagung masih menunggu kejelasan dari pemerintah pusat.
Dijelaskan vaksinasi tersebut bakal memprioritaskan sumberdaya pelayanan kesehatan terlebih dahulu. Selain tenaga kesehatan, mereka yang usia produktif, sekitar usia 17 sampai 40 tahun dan anak usia dini serta orang tua.
“Untuk prioritas utama, vaksinasi akan diterapkan kepada pelayanan kesehatan terlebih dahulu baru ke masyarakat, Vaksinasi untuk penangkal virus Covid-19. Rencananya bakal dilakukan 2 kali,” jelasnya.
Disinggung mengenai pendataan untuk vaksinasi, Galih mengaku, kali ini Kabupaten Tulungagung sudah pada tahap persiapan. Namun, untuk masalah teknis keterangannya akan menyusul dan vaksinasi tersebut akan dilakukan secara gratis.
“Hari ini ada rapat mengenai itu, yang jelas vaksinasi akan dilakukan secara gratis,” ujarnya.
Mengenai jumlah vaksinasi, pihaknya belum menentukan jumlah vaksin yang dibutuhkan. Yang jelas vaksin tersebut akan dilakukan dua kali. Sedangkan mengenai distributor vaksin sendiri, pihaknya tidak berwenang untuk menentukan dan hanya menerima vaksin penangkal Covid-19 tersebut.
“Kami hanya menerima vaksin dan menjalankan. Soal pengadaanya bukan wewenang kami,” pungkasnya.
Galih menyatakan jika tenaga medis butuh proteksi terhadap penularan Covid-19, sehingga pemberian vaksin kepada tenaga medis adalah hal yang manusiawi. Terlebih tenaga medis sektor yang paling berjasa pada masa pandemi ini.
“Para tenaga medis bertemu langsung dengan pasien Covid-19, alhasil kami prioritaskan (vaksin) untuk tenaga kesehatan,” tutup Galih.
*(Cristian)
















