oleh

Enam Kecamatan Di Kabupaten Tulungagung Menuju Zona Hijau

 

DimensiNews.co.id TULUNGAGUNG – Selama dua minggu berturut-turut, kasus Covid 19 di Kabupaten Tulungagung mengalami kamajuan menuju zona hijau. Hal tersebut dinyatakan oleh kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung, Selasa (03/11/2020) .

Terhitung ada enam Kecamatan di Tulungagung yang masuk zona hijau. Diantaranya, Kecamatan Pagerwojo, Karangrejo, Sumbergempol, Besuki, Tanggunggunung, serta Kecamatan Pucanglaban.

Kepala Dinas Kesehatan Tulungagung, Kasil Rokhmad mengatakan, saat ini Kabupaten Tulungagung sendiri masih berada pada zona kuning, dalam artian, rasio penularan di Tulungagung hanya satu atau bahkan kurang dari itu. Dirinya mengaku, saat ini Kabupaten Tulungagung sangat kesulitan untuk bisa mencapai zona hijau.

Hal itu dikarenakan Kabupaten Tulungagung masih dikelilingi oleh Kabupaten/kota dengan zona orange. Pasalnya, menurut Kasil, selama resiko penularan di sekeliling Tulungagung masih tinggi, maka akan terus ditemui pasien terpapar Covid-19. Hal itu disebabkan mobilitas warga yang masih menuju ke tempat dengan resiko penularan tinggi, maka sudah bisa dipastikan jika Tulungagung juga tetap berdampak.

“Kalau sekeliling kita masih ada yang naik dari orange menjadi merah, otomatis kita juga akan terdampak oleh itu. Begitu juga kalau sekitar kita ada yang kuning atau bahkan hijau, maka kita akan lebih mudah mengendalikan. Makanya kita tidak bisa bekerja sendiri,” jelas Kasil.

Meski begitu, dirinya mengakui bahwa penanganan Covid-19 di Tulungagung sudah cukup bagus. Meski masih dijumpai penambahan kasus, satu, dua, hingga enam kasus. Namun, dikarenakan penanganan dilakukan secara ketat menjadikan upaya pencegahan tidak sampai berkembang secara luas.

“Yang penting ketika dijumpai ada yang terpapar, langsung dilakukan tracing, dilakukan isolasi. Sehingga paparan virus tidak berkembang lebih besar lagi,” jelasnya.

Saat ditanya apakah nantinya kebijakan yang akan diambil saat Tulungagung sudah memasuki zona hijau. Dirinya mengaku, kebijakan kesehatan dan ekonomi haruslah tetap berjalan secara selaras.

Hal itu berarti, jika kesehatan masih terdampak berat, maka perekonomiannya masih akan dibatasi. Namun jika kesehatan sudah mulai aman, lantas kegiatan perekonomian, pendidikan hingga budaya juga akan dilonggarkan.

“Semakin kearah zona hijau, otomatis semakin dilonggarkan pula aktivitas seperti itu. Namun harus diingat, karena di negara lain masih ada gelombang kedua, kita juga harus tetap berhati-hati,” tegas Kasil Rohmad.

Hingga saat ini, jumlah kasus Covid-19 di Kab. Tulungagung sampai dengan saat ini sebanyak 475 orang, sembuh 449 orang, meninggal 4 orang, dirawat 15 orang, karantina 5 orang dan isolasi 2 orang.(Cristian)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed