Anggota DPR RI Asal Jambi Zulfikar Achmad Positif Covid-19, Dirawat RS Premier Jatinegara

  • Bagikan

DimensiNews.co.id, BUNGO – H Zulfikar Achmad, anggota DPR RI asal Jambi positif Covid-19. Hal ini diumumkan langsung oleh salah satu putranya yakni Rendhi Zulfiando, Selasa (20/10).

Rendhi Zulfiando menyebutkan, bahwa saat ini ayahnya tengah dirawat di rumah sakit Primier, Jakarta. Meskipun dirawat, namun kondisi mantan Bupati Bungo dua periode ini dalam keadaan stabil.

“Memang benar. Bagi abang, ayuk, bapak, dan ibuk yang pernah kontak dengan beliau dalam beberapa waktu lalu mohon segera lapor ke puskesmas terdekat dan lakukan isolasi mandiri,” ucap Rendhi Zulfiando.

Rendhi Zulfiando juga menghimbau agar tidak ada pihak yang menyebarkan berita hoax. Zulfiando juga memohon doa agar semua keluarganya bisa diberikan kekuatan dan kesembuhan.

BACA JUGA :   Didi Kempot "The Godfather of Broken Heart" Meninggal

“Marilah kita selalu gunakan masker, cuci tangan, jaga phisical distancing serta senantiasa terapkan perilaku hidup sehat. Selain itu, yang pernah kontak juga semoga dapat diberikan kesehatan,” tutupnya.

Dikonfirmasi tentang hal ini, juru bicara gugus tugas Kabupaten Bungo, Safaruddin Matondang mengaku belum mendapatkan informasi pasti.

“Saya belum tau pasti, sebab saya belum ada laporan resmi. Sebaiknya besok kita caritau dulu dengan Bang Darham (salah seorang dekat Zulfikar),” ucap Safaruddin Matondang.

Terpisah, Adc ZA Nazarudin, membenarkan Bapak Zulfikar Achmad Positif Covid-19 sekarang dirawat di rumah Sakit Premier Jatinegara

“Beliau komunikasi samo saya kondisinya membaik, Tranbosit dio menurun hasil discrening RS Primeir dan hasil swab juga positif, Jam 21.30 masih makan bubur ayam dan makan roti regal sama teh hangat saya nyuapinnya,” cetusya (Barax)

BACA JUGA :   Pengemudi Mobil Hilang Kendali Hantam Truk di Lintas Sumatra, 3 Penumpang Tewas
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses