Ingin Lahirkan Generasi Penghafal Al Qur’an, Hamas Apri Bakal Bangun Rumah Tahfiz di Setiap Kecamatan

  • Bagikan

DimensiNews.co.id, BUNGO – Fokus H. Mashuri dan H. Safrudin Dwi Aprianto (HAMAS-APRI) dalam membangun Kabupaten Bungo tak hanya membantu Madin, Pondok Pesantren (Ponpes), menghidupkan majelis taklim dan program Berjemaah Subuh Keliling (Basuh) setiap hari.

Tetapi HAMAS-APRI juga menginginkan lahir generasi yang hafal Al-Quran dalam jumlah banyak, Jumat (02/10/2020)

Dalam mewujudkan cita-cita itu, HAMAS-APRI mentargetkan berdirinya rumah Tahfiz di Setiap Kecamatan. Saat ini sudah terdapat dua rumah Tahfiz di Kabupaten Bungo yang dibiayai pemerintah.

Yaitu di Talang Pantai Kecamatan Bungo Dani dan di Lorong Bahchan Kecamatan Pasar Muarabungo.

“Bahkan saya dengar sudah ada yang hafal empat juz,” kata salah satu pimpinan Pondok Pesantren di Kabupaten Bungo Taqi Marwah.

BACA JUGA :   Vaksinasi Go to School Kembali Dilaksanakan di SMKN 3 Lhokseumawe

Sementara itu, Ketua Komisi I DPRD Bungo, Rosihan Anwar mengungkapkan program-program keagamaan yang dijalankan Pemkab Bungo sangat selaras dengan kebutuhan daerah. Demi tercapainya Bungo Maju dan Sejahtera(MASTER).

“Saya rasa, Basuh, bantuan untuk Madin, Pondok Pesantren, Jumat keliling dan pembangunan Rumah Tahfiz oleh Bupati H. Mashuri dan Wakil Bupati H. Safrudin Dwi Aparianto sangat bermanfaat, harus didukung,” kata Rosihan.

Musni sebagai pengasuh di Rumah Tahfizul Qur’an Lorong Bahchan, Kecamatan Pasar Muarabungo mengungkapkan saat ini ada 40 anak-anak yang menghafal Al-Quran di Rumah Tahfizul Qur’an Al-Falah asuhannya. Tiga orang diantaranya sudah hafal 5 juz.

“Anak kita juga ada yang sudah bertanding di tingkat nasional. Dia juara di Jambi, tapi masih gagal ketika tingkat Nasional,” ujar Muzni.*(Barax)

BACA JUGA :   Cegah Covid-19, Dinas PUPR Tubaba Pasang ACT Portable dan Bagikan Masker Gratis untuk Masyarakat
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses