DimensiNews.co.id, SAROLANGUN- Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kabupaten Sarolangun terpantau sudah ada puluhan titik hotspot.
Dandim 0420/Sarko, Letkol Inf Tomy Radya Diansyah Lubis mengatakan, hingga saat ini titik hotspot kurang lebih ada 57 titik yang mana, kondisi lahan hotspot merupakan lahan mineral.
Untuk luas lahan yang sudah terbakar hingga saat ini terdata 112 hektar lahan terbakar.
“Di wilayah Sarolangun ada beberapa lokasi yang sering terjadi titik api yang semua lahan masyarakat. Wilayah titik api yang cukup besar seperti bathin VIII, Mandiangin, Pelawan, Singkut,” katanya.
Lanjutnya, berdasarkan BMKG sampai pada bulan september nanti diperkirakan terjadinya musim kemarau.
Maka dari itu, ia mengimbau kepada masyarakat ataupun pihak perusahaan yang mempunyai lahan agar jangan membukanya dengan cara membakar.
“Karena bukan hanya kebun yang bersangkutan saja, tapi akan berefek pada lahan yang lainnya,” katanya.
Untuk meminimalisir terjadinya dampak Karhutla, pihaknya bersama Polri, BPBD, Manggala Agni dan tim Satgas Karhutla tetap melakukan sosialisasi dan melakukan pemadaman apabila memang ada lahan yang harus butuh pemadaman.
“Apabila ada beberapa titik api akan dilaksanakan pemadaman,” ujarnya.
(Sanu)
















