Benda Bersejarah Peninggalan Rasulullah SAW akan Dipamerkan di Padepokan Welas Asih Bogor

  • Bagikan
Raden Haji Riyan Sukendar akan menggelar pameran benda bersejarah peninggalan Rasulullah SAW pada 24-26 Juli 2020 mendatang.

DimensiNews.co.id, BOGOR- Sebanyak 40 benda bersejarah peninggalan baginda Rasulullah akan dipamerkan di Padepokan Welas Asih, Jalan H. Mawi No 99 Desa Waru, Parung Bogor, Jawa Barat pada tanggal 24-26 Juli 2020 mendatang.

Menurut Pimpinan Padepokan Welas Asih, Buya RH Riyan Sukendar mengatakan, benda-benda yang akan dipamerkan itu diantaranya ada tongkat, edang, telapak kaki, tanah makam, dan botol kulit milik Rasullulah.

“Semua benda itu asli, meski ada juga yang meragukan. Tapi hal itu tidak masalah karena memang tidak mudah untuk mendapatkan benda-benda bersejarah milik baginda Rasulullah itu,” ujarnya.

Buya menuturkan, benda bersejarah itu didatangkan dari Turki dengan biaya yang tidak sedikit.

BACA JUGA :   Kapolsek Kalideres Hadiri Acara Halal Bihalal 3 Pilar Dan Peresmian Musollah Kelurahan Tegal Alur

“Karena benda bersejarah itu tidak bisa dipegang sembarangan oleh pengunjung, hanya bisa di foto. Bagi pengunjung yang ingin memegangnya harus seizin panitia acara,” ucapnya.

Lebih lanjut Buya menuturkan, bagi pengunjung yang ingin melihat pameran tersebut tidak boleh membawa kamera masuk ke dalam ruangan termasuk handphone.

“Handpone harus dititipkan ke panitia di pintu masuk ke ruangan serba guna padepokan. Selain itu pengunjung juga dibatasi masuk hanya 20 orang dengan batas waktu 15-20 menit,” katanya.

Hal itu dilakukan guna menjaga benda-benda tersebut jangan sampai rusak atau disentuh oleh pengunjung. Kalau tidak dibatasi seperti itu dikhawatirkan pengunjung akan membludak sehingga bisa merusak benda tersebut.

BACA JUGA :   Diduga Salah Paham, Seorang Perempuan Dianiaya Pakai Gunting Oleh Tetangga Kontrakannya

Untuk diketahui pameran benda bersejarah milik Rasulullah tersebut dimulai dari pukul 8.00 WIB sampai pukul 20.00 WIB. (hl/nr)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses