AKBP Burhanuddin Sikat Narkoba di Rumah Pimpinan GAM

  • Bagikan
Kasat Reskrim Polres Tangerang Kota AKBP Burhanuddin saat mengungkap penyalahgunaan narkoba dalam siaran persnya.

DimensiNews.co.id, TANGERANG- Melihat kakak kelas sewaktu duduk di SMA Titian Teras, Jambi, yang gagah dengan seragam taruna AKABRI, menjadi salah satu yang memotivasi Burhanuddin untuk bisa mengikuti tes masuk AKABRI di tahun 1999.

Bersama lima orang siswa lainnya dari Jambi, Burhanuddin yang kini menjabat sebagai Kasat Reskrim Polres Tangerang Kota dengan pangkat Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) berangkat ke Magelang, Jawa Tengah.

“Nah pas Pantukhir, pilihan pertama saya (TNI) Angkatan Darat, kedua Polisi, ketiga Angkatan Udara dan keempat Polisi,” ujar pria kelahiran Jambi, 1 Juli 1980 ini.

Seakan diatur oleh Yang Maha Kuasa, saat Pantohir tersebut yang mewawancarai kebanyakan dari Kepolisian. Mereka pun menanyakan motivasi Burhanuddin jika diterima menjadi Polisi.

“Saya ingin dekat dengan masyarakat, bisa melayani masyarakat,” ucapnya saat itu.

Singkat cerita, akhirnya Burhanuddin pun lulus dan menjadi Polisi. Penugasan pertama saat berpangkat IPDA di Polda Nangroe Aceh Darussalam (NAD). Saat itu masih kondisi NAD di tengah konflik dengan Gerakan Aceh Merdeka (GAM).

Mendapat jabatan sebagai Panit di Satnarkoba, Burhanuddin harus mengejar seorang bandar di pinggiran kota Aceh. Bersama tiga anggotanya, tim kecil ini hanya berbekal dua pistol revolver untuk menggerebek sebuah rumah tempat penyimpanan narkoba.

BACA JUGA :   Kelompok Tani Sumber Harapan Senang Jalan Tembus Dibangun

Di sana, tim menemukan satu kilogram ganja dan 1.000 butir pil ekstasi. Dan yang lebih mengejutkan, di sebuah lemari terdapat satu peti berisi peluru senjata api aktif.

“Ternyata itu salah satu rumah pimpinan GAM. Untung saja dia sedang tidak ada di rumah bersama anak buahnya, kita hanya berempat berbekal pistol. Akhirnya saya minta bantuan dari Brimob untuk mengamankan TKP,” kenang suami dari Dyah Eka ini.

Kasat Reskrim Polres Tangerang Kota AKBP Burhanuddin

Berbagai posisi jabatan pernah dijalani ayah tiga anak ini. Di antaranya Burhanuddin pernah menjabat sebagai Kapolsekta Samarinda, KabagOps Polres Kutai Kartanegara, Sespripim Polda Kaltim, Advokat Madya Divisi Hukum Polri, dan Kasat Narkoba Tangerang Kota sebelum akhirnya menjabat Kasat Reskrim Polres Tangerang Kota saat ini.

“Saat memimpin saya bisa memberikan pelayanan kepada masyarakat dari semua kalangan. Inovasi pun saya buat, seperti saat menjadi Kapolsek Samarinda dengan skema quick win antar pos polisi terdekat,” tuturnya.

BACA JUGA :   Menyongsong Indonesia Emas, HNW Apresiasi Kader Mahasiswa Muhammadiyah Yang Istiqamah, Adaptif, dan Berwawasan Global

Dengan skema tersebut, masyarakat yang mengalami tindak pidana bisa dengan cepat dibantu. “Saat itu Kapoltabes memerintahkan semua polsek untuk mencontoh inovasi yang saya buat,” ungkap Burhanuddin yang hobi badminton dan jogging ini.

Meskipun begitu Burhanuddin tidak lantas berpuas hati. Sebab di era 4.0 saat ini, tindak kriminalitas yang berkaitan dengan teknologi informasi juga semakin berkembang. Sehingga mengharuskan dirinya untuk bisa terus belajar.

“Kita semua di segala bidang ada kaitannya dengan teknologi. Kejahatan cyber hampir setiap hari juga ada laporan. Contoh yang paling sederhana, ada warga membeli barang via online, sudah transfer uang tetapi barang tidak dikirim,” jelasnya.

Di tengah kesibukannya memberantas kejahatan, Burhanuddin tetap berusaha meluangkan waktu bersama keluarga. Karena dukungan keluarga juga sangat penting dalam memotivasi diri menjalankan tanggung jawab kerjanya.

“Saya tidak mau berdinas ada kendala, jadi saya juga ingin rumah tangga saya bahagia. Memang tugas selalu menanti, saya menyempatkan diri untuk bisa jalan-jalan, olahraga ataupun sekedar makan bersama anak serta istri,” tukasnya.

BACA JUGA :   Diklatpim III Angkatan CLV 155, Semua Peserta Lolos Seleksi

Tidak lupa, Burhanuddin pun selalu bersyukur atas apa yang telah diberikan oleh Allah. “Semua yang didapat itu merupakan kasih sayang Allah. Dan saya juga selalu membina hubungan dengan anggota, senior dan teman-teman,” tandasnya.

Burhanuddin pun tidak mempunyai keinginan yang terlalu muluk. Ia hanya berharap seluruh tanggung jawab pekerjaan yang dimilikinya bisa diselesaikan dengan baik, memiliki keluarga harmonis, istri sehat dan anak-anak bisa sukses pendidikannya.

“Tapi memang saya kalau bercita-cita harus setinggi-tingginya, kalau jatuh tidak terlalu rendah.
Saya percaya semua itu dari Allah, tidak ada yang tahu nasib orang seperti apa,” kata Burhanuddin yang selalu memfavoritkan masakan istri dan orangtuanya.

Selain itu, Burhanuddin juga ingin institusi Polri semakin dipercaya oleh masyarakat. Pelayanan yang terbaik selalu diberikan kepada masyarakat.

“Polisi bisa dijadikan tempat komunikasi informasi, tempat menyelesaikan masalah. Polri bisa menjadi institusi yang besar dan bisa memberikan pelayan sesuai tupoksi,” harapnya. (SP)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses