Pengusaha Reklame Tak Gubris Segel Satpol PP, Kini Kembali di Line Satpol PP

  • Bagikan

JAKARTA – Satuan Polisi Pamong Praja (Pol PP) DKI Jakarta pada Selasa, 26 November 2024 melayangkan surat peringatan pertama (SP1) dan penyegelan dengan PP Line terhadap bangunan kontruksi tiang reklame yang berada di Jl. Lingkar Luar, Cengkareng, Jakarta Barat tepatnya di samping Ruko Taman Kencana.

Hal itu dilakukan agar pelaku pembangunan pengusaha tersebut tidak boleh melakukan pengerjaan proyek yang di duga belum memiliki izin resmi dari pemerintah DKI Jakarta

“Kegiatan hari ini yaitu kita memberikan SP1 peringatan pertama dan juga kita lilit atau segel dengan Pol PP Line di konstruksi bangunan tiang reklame dengan tujuan agar pemiliknya tidak melanjutkan pekerjaan,” ungkap Plt Kepala Seksi Sarkot Satpol PP Provinsi DKI Jakarta, Rikki H.Sinaga yang didampingi Kasie Tramtibum Satpol PP Jakarta Barat Edison Butar Butar.

BACA JUGA :   Jokowi Ingin Wilayah Lain Mencontohkan Kabupaten Tangerang Dalam Vaksinasi Masal

Diketahui, di tanggal (20/11) kemarin Satpol PP DKI Jakarta telah melakukan penyegelan dengan Pol PP Line, akan tetapi sampai saat ini pelaku pembangunan terus melanjutkan pekerjaannya.

Rikki berujar bahwa kontruksi reklame itu tidak memiliki izin IPR, TLBBR, dan juga UMBBR. Maka dari itu, pihaknya lakukan penghentian kegiatan tersebut.

“Kalau kita lihat dari pekerjanya ini PT Petraco,” ujarnya.

Dia pun berharap, agar pekerja untuk saat ini jangan dahulu bekerja secara diam-diam atau melanjutkan pekerjaan sebelum perizinannya diurus sesuai peraturan yang berlaku.

“Kalau masih bandel kita akan layangkan kembali surat SP2 dan bahkan nanti bisa pembongkaran kontruksi, kalau tidak mengikuti aturan ,” sebutnya.

BACA JUGA :   Bupati Sukabumi : Literasi Jembatan Mendidik Generasi Muda Berkualitas dan Berdaya Saing Global

“Karena kita dari pemerintah prinsipnya mendukung para pengusaha biro reklame agar mengurus perizinan. Jadi harus legal lah ya dan juga dia nanti bisa membayar pajak. Incomenya juga nanti untuk menambah PAD Pemda DKI Jakarta,” tutupnya.

Berdasarkan pantauan dilokasi,
pemberian SP1 itu dilakukan dengan pengawalan 25 personel gabungan dari unsur Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Provinsi DKI Jakarta maupun Jakarta Barat. Selain itu juga, police line reklame tersebut menggunakan 1 unit mobil bucket truck.

Penulis: Hery Lubis
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses