Pembangunan Drainase Kampung Gedung Bandar Rejo Diduga DiKerjakan Asal Jadi

  • Bagikan

DimensiNews.co.id, TULANG BAWANG – Pembangunan Drainase melalui Dana Desa (DD)anggaran tahun 2019 Kampung Gedung Bandar Rejo, Kecamatan Gedung Menang, Kabupaten Tulang Bawang senilai Rp 283.702.000 diduga dikerjakan asal jadi.

Banguan drainase dengan volume panjang mencapai 800 meter dinilai proses pengerjaannya tidak sesuai dengan Rancangan Anggaran Biaya (RAB) dan tidak memenuhi standar kualitas bangunan.

Beberapa warga setempat yang namanya enggan dipublikasikan mengatakan, “Saya bingung mas, ketika saya melihat bangunan tersebut di celah-celah susunan batu drainase nampak diisi dengan tumpukan tanah. Dan cara penyusunan batunya cuma disandarkan di dinding tanah dengan satu lempengan batu untuk pemasangan di bawah, lalu ditempel dengan adukan semen. Secara tidak langsung kekuatan bangunan tersebut tidak akan kokoh,” katanya Kamis (5/9/19).

BACA JUGA :   Bupati Bungo bersama Kapolres Bungo Tinjau Vaksinasi Anak di SDN 290, Sekaligus Rapat Virtual Dengan Kapolri

Budi, selaku ketua Tim Pelaksana Kerja (TPK) ketika dikonfirmasi di kediamanya terkait dugaan pembangunan drainase tersebut mengatakan, “Saya hanya memberi tahu tukang aja ukuran lebar ,tinggi, dan panjang bangunan. Semuanya sudah saya serahkan sama tukang yang mengerjakan itu mas, dan untuk jumlah dananya liat aja di APBKM yang terpajang di balai kampung, karna jumlah dananya saya enggak ingat, yang saya ingat-ingat terus hanya gajih siltap saya,” katanya kepada wartawan, Jumat (7/9/19).

Melihat kondisi tersebut masyarakat berharap kepada Bupati Tulang Bawang dan Dinas terkait untuk turun langsung ke lapangan mengambil langkah tegas terkait bangunan drainase yang diduga dikerjakan asal jadi oleh oknum- oknum yang ingin meraup keuntungkan pribadi tersebut.

BACA JUGA :   Serap Aspirasi Masyarakat, Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi Gelar Reses Masa Sidang Tahun 2025

Sementara itu PJ Kepala Kampung Gedung Bandar Rejo, Kecamatan Gedung Menang, Wayan Suartana, S.Kom sampai saat ini belum bisa dikonfirmasi untuk melengkapi pemberitaan terkait bangunan tersebut. (Agus)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses