KOTA TANGERANG – Puluhan massa mengatasnamakan Aliansi Pemuda Peduli Demokrasi (APPD) OKU Selatan, menggelar aksi orasi menuntut DPRD OKU Selatan, untuk bertindak dalam permasalahan yang ada di Komisi Pemilihan Daerah (KPUD) OKU Selatan yang dinilai diduga sangat cacat transparansi, serta banyak terjadi pelanggaran dalam rekrutmen PPK dan PPS jelang Pilkada 2024 kedepan.
“ Kami Aliansi Pemuda Peduli Demokrasi OKU Selatan menggelar aksi, karena kami peduli dengan demokrasi di Kabupaten OKU Selatan yang saat ini sedang tidak baik-baik saja,” ujar Yogi Irhama Koordinator Lapangan APPD OKUS dan Fablo Kholil Gibran Jenlap saat orasi.
Dalam aksi orasi yang digelar ini, masa APPD menyebut ada tiga poin tuntutan yang bisa segera ditindaklanjuti DPRD OKU Selatan. Pertama mengambil langkah konkrit dalam kasus pelanggaran demokrasi yang dilakukan KPUD OKU Selatan terkait perekrutan dan penetapan PPK dan PPS.
Kedua, Kami Aliansi Pemuda Peduli Demokrasi meminta DPRD OKU Selatan sesegera mungkin melaporkan KPUD OKU Selatan ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP).
Ketiga,merekomendasi kan kepada DKPP untuk segera memberhentikan komisioner KPUD OKU Selatan secara tidak hormat.
Sekitar satu jam menggelar beberapa aksi orasi di depan gedung DPRD, anggota DPRD OKU Selatan merespon positif dengan menemui masa. Bahkan ketua Komisi 1 DPRD OKU Selatan Pulung, turut naik ke atas mobil demonstran untuk meredam orasi masa.
“Kami memohon maaf kepada seluruh teman-teman, karena ketidak hadiran ketua DPRD saat ini dikarena agenda kerja yang tidak bisa ditinggalkan,” jelas pulung.
Politisi Partai Golongan Karya ini juga menyebut, sekaligus menegaskan akan menampung dan langsung merespon cepat apa saja tuntutan masa.
Tentunya juga menurutnya, demi tujuan bersama agar pelaksanaan Pilkada OKU Selatan tahun 2024 bisa berjalan dengan Kondusif dan Transparansi.
“Insyallah, pada hari ini juga kami akan menjadwalkan untuk segera memanggil Komisioner-komisioner KPUD OKU Selatan sebagai tindak lanjut permasalahan yang terjadi. Termasuk kemungkinan akan dibentuknya Pansus sebagai lanjutan untuk ke DKPP,” pungkas pulung.*(BG)
















