CIREBON – Perkumpulan mahasiswa indonesia merasa prihatin akan banyaknya penyalahgunaan narkotika dan penanganannya oleh aparat di wilayah hukum Polresta cirebon.Hal ini membuat perkumpulan Mahasiswa Indonesia merasa geram.
Hal itu disampaikan Ali Moma ketua Perhimpunan Mahasiswa Indonesia (PMI) dalam keterangan pres yang diterima redaksi dimensinews.co.id
“Miris dengan banyak nya penyalahgunaan narkotika di wilayah hukum Polresta Cirebon.Hal itu harusnya mendapat perhatian serius dari semua pihak.”katanya
Ali yang juga tidak asing dalam organisasi mahasiswa ini menilai narkotika saat ini bukan hanya tentang penangkapannya saja oleh pihak kepolisian.Namun harus ditelusuri lebih jauh,
“Coba Paminal Mabes Polri dan Paminal Polda Jabar itu datang ke Tempat tempat rehabilitasi yang di tunjuk oleh narkoba polresta Cirebon itu, bener apa tidak mereka melakukan proses assessment yang berstandard, bener tidak mereka menjalankan rehab rawat jalan dan rehab rawat inap dengan benar.”ujar Ali
Jangan sampai kata dia,tempat rehab cuma di jadiin kongkalikong atau tempat transit antara Satnarkoba di wilayah dan tempat rehab.tegasnya
“Kasian itu pak kapolri sudah setengah mati melakukan bersih bersih dalam menjaga marwah dan Citra Polri yang di cintai masyarkat.” tandas Ali
Ali menegaskan,Perkumpulan Mahasiswa Indonesia, pasti akan menggelar aksi di depan Mabes Polri hari senin tanggal 14 agustus besok.
“Kalau tidak di respon serta tidak ada langkah investigasi yang terbuka kami akan lanjutkan aksi lagi pada tanggal 17 agustus di depan istana negara dan mabes polri kembali.”tutupnya
















