Masjid Cut Meutia Ajak Jamaah Berinvestasi Dengan Allah Untuk Memakmurkan Indonesia

  • Bagikan

JAKARTA – Acara Ngabuburit Asik (Ngasik) yang digelar Masjid Cut Meutia Jakarta selama bulan Ramadhan ini telah masuk episode ke-4.Bertepatan di hari ke-23 Ramadhan, Ngasik kali ini mengusung tema “Berinvestasi dengan Allah untuk Memakmurkan Indonesia”.

Hadir sebagai pembicara Staf Khusus Kementerian Investasi/BKPM, M Pradana Indraputra yang mengajak jamaah untuk yakin akan mendapatkan balasan jika berinvestasi kepada Allah SWT. Ia pun membuktikan ketika berinvestasi kepada Allah SWT dengan menjadi remaja masjid di Masjid Cut Meutia, Jakarta, maka dalam usia muda bisa menjadi staf khusus di Kementerian Investasi/BKPM. Pradana menjadi remaja masjid sejak tahun 2010 hingga 2023.

“Dulu untuk Allah, saya berdakwah di masjid. Ternyata banyak balasan yang saya dapat. Saya menjadi staf khusus di Kementerian Investasi/BKPM, usia saya waktu itu 27 tahun,” ujar Pradana dalam diskusi Ngabuburit Asik, Jumat, 14 April 2023.

BACA JUGA :   Di Karnaval Budaya Apeksi, Pilar Kenalkan Batik Khas Tangsel

Selain menjadi remaja masjid, Pradana mengaku sangat patuh kepada kedua orang tuanya. Ia pun teringat atas pesan dan nasihat orang tuanya, yakni, “orang kaya banyak tapi sedikit orang yang beruntung.” Oleh karena itu menjadi staf khusus di Kementerian Investasi/BKPM merupakan keberuntungan yang telah didapatnya. Karena di usia muda bisa menjadi staf khusus di Kementerian Investasi/BKPM.

“Menjadi staf khusus di Kementerian Investasi/BKPM adalah bukti kalau mengabdi kepada Allah dengan menjadi remaja masjid akan mendapatkan banyak balasan,” tegasnya.

Menurutnya, saat ini banyak orang Islam yang tidak yakin akan mendapatkan balasan dari Allah SWT. Tidak heran banyak orang yang mengerjakan sholat tapi tidak yakin atas keberadaan Allah SWT. Sehingga orang tersebut hanya menjalankan ritual saja tapi ketika mendapatkan masalah tidak yakin atas keberadaan Allah SWT yang akan membantunya.

BACA JUGA :   Perbakin Kota Tangerang dapat kiat persiapan di Porprov Banten di Jawa Tengah

“Itu investasi yang pertama. Selain itu kita juga harus berbakti kepada orang tua, juga shodaqah dan lain-lain,” jelasnya.

Sementara terkait investasi dengan Allah untuk memakmurkan Indonesia, Pradana menuturkan, karena potensi zakat, wakaf dan sedekah di Indonesia sangat luar biasa besar. Oleh karena itu sebagai negara dengan populasi muslim terbesar di dunia tapi optimalisasi zakat dan wakaf dibandingkan dengan pajak masih sangat jauh.

“Masalah belum optimal ini bukan salah siapa-siapa. Ini salah kita semua sebagai seorang muslim. Karenanya sekarang kita mengajak untuk umat muslim di Indonesia untuk kita berinvestasi dengan Allah. Percaya bahwa kalau kita mengeluarkan rezeki kita, waktu kita dan harta kita pasti dibalas oleh Allah,” tandasnya.

BACA JUGA :   Apresiasi Kehadiran Kantor Bahasa NTB, Gubernur Bang Zul : Kita Siap Fasilitasi

Sementara itu Ustadz Andika Putra Rianda mengatakan, investasi di jalan Allah SWT itu dengan jihad. Jihad adalah pahala yang tidak pernah berhenti. Jihad bisa dilakukan dengan bershodaqoh, wakaf dan membayar zakat. Acara Ngasik ini juga dihadiri artis Baim dan Paula sebagai bintang tamu.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses