Soal Proyek Normalisasi Situ Bulakan Kecamatan Priuk, BBWSCC Akui Salah Metode

  • Bagikan

TANGERANG – Pasca adanya beberapa tuntutan masyarakat dengan adanya pekerjaan proyek normalisasi situ Bulakan kec Priuk yang banyak mengakibatkan kerugian Imateril oleh masyarakat di lingkungan seperti menimbulkan banyak kecelakaan, serta menghilangkan fungsi penghijauan lingkungan dan sebagainya.

Sehingga di gelar pertemuan yang sebelumnya sudah di agendakan dan di hadiri antara lain H Nanang Kosim S.Sos, M.SI, pihak Kecamatan, Mayor Reza Danramil 06 Cibodas, H Roy Marjuk Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kec Priuk, Tono Ketua PAC PP Kecamatan Priuk, Bu Ema dan Kiki perwakilan dari Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (BBWSCC) dan elemen masyarakat lain nya

H Roy Marjuk Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kecamatan Priuk dalam pertemuan nya mengatakan dirinya sekali lagi sangat mengapresiasi proyek normalisasi situ Bulakan Kecamatan Priuk ini.

“Akan tetapi tolong juga dipikirkan dampak sosial lingkungannya seperti plang pemberitahuan pekerjaan agar tidak timbul kecelakaan seperti yang terjadi di depan mata kepala kita,dan juga dengan adanya pekerjaan normalisasi ini menjadikan persoalan baru bagi warga masyarakat lingkungan sekitar kata H Roy (Rabu 9/11/2022)

BACA JUGA :   Waka Polda Jambi Brigjen Pol. Edi Mardianto, S.I.K., M.Si, Pimpin Apel Kesiapan Personel Polres Bungo Dalam Pengamanan Pemungutan Suara Pemilu 2024

Lebih lanjut Ketua LPM Kecamatan Priuk menjelaskan, bagai mana dengan keberadaan pohon pohon yang ada di sekitar Situ Bulakan yang sudah di hancurkan oleh adanya pekerjaan tersebut.

“Padahal di Kota Tangerang ada Perda yang mengatur tentang tata cara penebangan pohon dan sepengetahuan nya jika akan memangkas satu pohon harus menyiapkan 10 pohon pengganti guna reboisasi nya.”ujarnya

Ia juga mempertanyakan,apakah hanya menggali pinggiran nya saja dan merusak estetika keindahan sebelumnya di sekitaran situ Bulakan lalu di tinggalkan begitu saja? Baik nya pikirkan juga dong buat ke depan nya pasca normalisasi nya.

Menurut nya makna normalisasi itu hakikatnya adalah kedalam Situ Bulakan bukan peninggian tanggul jadi jikalau debit air meningkat dapat tertampung disana bukan untuk menahan ketinggian air Tambahnya

Disisi lain Bu Ema perwakilan dari Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (BBWSCC) mengatakan dirinya mengakui adanya kesalahan metode dalam pengerjaan tersebut.Sebab dari hasil tanah yang di normalisasi ini dalam RAB tidak ada anggaran buat pembuangan nya sehingga tanah hanya dapat di kumpulkan di sekitaran dan di jadikan tanggul penahan saja,

BACA JUGA :   Kapolres Sarolangun Melayat Ke Rumah Duka Lakalantas di Desa Kertopati

Dirinya berjanji dari hasil pertemuan dengan berbagai pihak ini akan segera di laporkan pada atasan agar segera dapat menyelesaikan berdasarkan usulan masyarakat kata Ema

Hal sama juga datang dari Kiki perwakilan dari Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (BBWSCC) mengatakan dikarenakan kegiatan ini atas kerja sama antara institusi nya dengan pihak Kodam jaya jadi segala sesuatunya terkait koordinasi itu tergantung dari pihak Kodam jaya, dan pihak nya sudah berkoordinasi dengan Danki yang di tunjuk untuk pelaksanaan kegiatan normalisasi situ Bulakan, akan tetapi dirinya pun kesulitan hingga timbul persoalan seperti ini kata Kiki

Lebih lanjut Kiki berjanji hasil pertemuan ini akan segera dilaporkan ke atasan agar mendapat solusi dan langkah selanjutnya adapun persoalan tumpukan tanah di sisi jalan yang menjadi timbulnya persoalan maka akan sesegera mungkin di Carikan solusi nya, ujarnya

BACA JUGA :   Daftar Hari Terakhir, PC PMII Tebo Ikut Sayembara Nama Stadion

Mayor Reza Danramil 06 Cibodas juga mengatakan menurutnya dalam persoalan normalisasi Situ Bulakan ini kan sudah berjalan dan juga memberikan masukan sesegera mungkin untuk bisa memindahkan tumpukan tanah yang ada di sisi jalan utama tersebut agar tidak menimbulkan masalah baru di kemudian hari nya.

Dirinya memohon untuk mengambil hikmah dari adanya persoalan ini dan semoga wilayah nya kembali nyaman kata Reza

H Nanang Kosim S.Sos, M.SI, Camat Priuk dalam rapat mengatakan dirinya sangat berterimakasih atas berkumpulnya pihak pihak untuk membahas persoalan yang terjadi dan semoga solusi yang dihasilkan dari pertemuan ini dapat segera dilaksankan dan dirinya juga ingin mengingatkan kedepan jika akan ada kegiatan serupa sebaiknya koordinasi agar di tempuh dahulu agar tidak timbul kendala di lapangan kata H Nanang

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses