KPHP Limau Unit VII Sarolangun Bentuk Tim Masyarakat Peduli Api

  • Bagikan

SAROLANGUN – Untuk memantau hotspot di wilayah Hulu Kabupaten Sarolangun, KPHP Limau Unit VII Hulu Sarolangun libatkan masyarakat desa dengan membentuk kelompok Masyarakat Peduli Api.

Kepala KPHP Limau Unit VII Hulu Sarolangun, Baim Arbain mengatakan, belum alam ini pihaknya sudah membentuk kelompok masyarakat yang peduli api, yakni Desa Sungai Keradak dan Desa Muara Air Duo.

Lanjut dia, dalam menghadapi musim kemarau ini, KPHP limau unit VII Hulu Sarolangun, harus mencari langkah strategis dalam penanganan Karhutla di Wilayah Kabupaten Sarolangun.

“Sudah kita bentuk kelompoknya, diharapkan nantinya masyarakat ini dapat bekerja untuk memantau terkait informasi hotspot-hotspot yang ada di wilayah desanya,”  katanya, Senin (20/6).

BACA JUGA :   Antisipasi Banjir,Bupati Sukabumi Gelar Rakor Bersama Jajaran Terkait

Selain itu, kata dia, bakal direncanakan kedepan ada sosialisasi terkait penggunaan cuka kayu, dan pembukaan lahan dengan tidak membakar.

“Itu nantinya diadakan di dua desa juga, rencananya Desa Lubukbangkar dan Desa Pemuat,” ujarnya

Disamping itu, ia mengakui bahwa untuk peralatan dilapangan yang ada saat ini sudah siap pakai.

“Persiapan semua peralatan Damkar kita sudah dicek kondisinya hari siap pakai,” sebutnya

Berdasarkan data di KPHP saat ini jumlah luasan hutan dibagian hulu Kabupaten Sarolangun mencapai lebih kurang 121 ribu hektar.

“Kalau kita berbicara musim kemarau, tentu semua berpotensi terjadi kebakaran. Karena memang kondisi hutan kita masih bagus,” tuturnya. (Sanu)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses