Menara Seluler Diduga Tidak Mengantongi Izin di Kawasan Padat Penduduk Mulus Berdiri

  • Bagikan

JAKARTA – Sebuah menara seluler diduga tanpa mengunakan izin mendirikan menara di RT 13/06 Kelurahan Kalideres Kecamatan Kalideres Jakarta Barat mulus berdiri tanpa tersentuh aparat penegak hukum.

Menara tersebut berdiri di tengah kawasan padat penduduk itu pengerjaannya sudah mencapai 80 persen.

Menurut informasi yang berhasil di himpun wartawan di lokasi salah satu pekerja mengatakan bahwa pendirian menara tersebut sudah sesuai dengan ketentuan.

Bahkan mandor proyek tersebut mengatakan bahwa pihaknya sudah berkoordinasi dengan semua pihak RT,RW, Bahkan Lurah sudah menyetujui.

“Kita sudah berkoordinasi dengan semua pihak,RT,RW dan Lurah Kalideres.Untuk koordinasi di Handle sama ketua RT 13  silakan saja hubungi dia. katanya

BACA JUGA :   Antisipasi Banjir Sudin SDA Jakarta Barat Import 10 Unit Pompa Air dari Amerika

Namun saat di tanya mengenai perizinan mendirikan menara seluler tersebut mandor bernama iwan mengatakan sudah ada izinnya,namun ia tidak menunjukan izin tersebut.

Salah satu warga di sekitar yang enggan di sebut namanya mengatakan bahwa dirinya juga tidak mengetahui kalau di lokasi tidak jauh dari tempat tinggalnya akan di bangun menara seluler.

“Nga tau mas”kita cuma taunya pas sudah ada pekerjaannya, sebelumnya kami tidak ada yang memberi tau kalau disitu akan di bangun menara.”katanya

Masyarakat berharap aparat terkait Satpol PP atau Suku Dinas Cipta Karya dan Pertanahan untuk meninjau dan memeriksa pembangunan menara seluler yang di duga tidak mengantongi izin dari Pemerintah Daerah Jakarta Barat DKI Jakarta sesuai dengan aturan yang berlaku.

BACA JUGA :   Bupati Bungo Bersama Tim TPID Rakor Pengendalian Inflasi Bersama Mendagri Secara Virtual

Sementara itu Ahmad Subhan Lurah Kalideres mengatakan bahwa memang pernah mereka menghadap setelah mendapat dukungan dan persetujuan dari warga

“Iya pernah menghadap membawa dokumen dukungan dari warga,katanya*(RBT)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses