LHOKSEUMAWE – Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersama Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) telah berhasil membangun balai pengajian Darul Qur’an dan sumur wakaf di Desa Ceumeucet, Kecamatan Kuta Makmur, Kabupaten Aceh Utara.
Kepala Cabang ACT Lhokseumawe, Hidayatullah, Jum’at (3/12) kepada DimensiNews.co.id mengatakan, balai pengajian Darul Qur’an dibangun pada 2010 lalu dan kondisi bangunan yang beratapkan daun nipah itu sudah tidak layak pakai serta tidak memiliki sumber air yang biasa dipakai santri untuk berwudhuk.
“Selama ini para santri Darul Qur’an hanya mengandalkan air kubangan untuk keperluan wudhuk dan MCK,” ungkapnya.
Melihat kondisi balai pengajian yang digunakan untuk mencetak generasi hafiz Qur’an yang sudah tidak layak pakai, akhirnya ACT dan MRI bergerak untuk membangun balai serta sumur dengan menggunakan dana yang disalurkan oleh para dermawan.
“Semoga balai pengajian dan sumur air bersih yang baru saja diresmikan penggunaannya bisa digunakan oleh santri dan masyarakat untuk berwudhuk,” kata Hidayatullah di sela-sela kegiatan peresmian balai pengajian Darul Qur’an.
Sementara itu, pendiri balai pengajian Darul Qur’an Ustadz Taharuddin mengucapkan terima kasih kepada rekan ACT dan MRI dan para dermawan yang telah membangun balai pengajian yang layak dan kembali bisa digunakan oleh para santri untuk menghafal Al Qur’an.
















