Warga Binaan Panti Sosial Kedoya Kabur,Masyarakat Pertanyakan Kinerja Kepala Panti

  • Bagikan

JAKARTA – Dengan bermodalkan sebuah obeng warga Binaan Panti Sosial Bina Karya Wanita Harapan Mulia Kedoya, Kecamatan Kebon Jeruk Jakarta Barat berhasil kabur

Hal tersebut dibenarkan Samatrin Kepala Seksi Pembinaan Sosial saat di konfirmasi wartawan di lokasi.

“Mereka menggunakan obeng dengan cara mencongkel jendela, lalu memanjat tembok setinggi 2.5 meter dan melewati kawat berduri,” kata Samatrin kepada wartawan saat dikonfirmasi Rabu (29/9/2021).

Samatrin menjelaskan, kaburnya para warga binaan diketahui dari CCTV yang terpasang di sekitar lokasi.

“Mereka ads 8 warga binaan yang kabur diketahui dari CCTV pada Senin (27/9/2021) pukul 21.35 WIB,” tuturnya.

Samatrin juga menambahkan, mereka yang melarikan diri adalah warga binaan dari hasil razia tiga pilar beberapa waktu lalu.

BACA JUGA :   Dinas Kesehatan Kabupaten Magelang Gencar Melaksanakan Penyuluhan Kepada Masyarakat Terkait Stunting

“Ada 8 orang yang melarikan diri, dua diantaranya sudah pernah menjalani binaan selama satu tahun. Dan dia terjaring lagi dalam profesi yang sama,” jelasnya.

Namun pihaknya sudah membuat laporan baik kepada Polsek, Koramil, dan Satpol PP secara lisan dan secara tertulis.

“Untuk kaburnya warga binaan tersebut, sudah dilimpahkan ke pihak kepolisian,” tutupnya.

Tepisah,Siska Pradita,SH salah satu tokoh pemuda mempertanyakan perihal kabur nya warga binaan di Panti Sosial kedoya tersebut.

“Bagaimana bisa kabur,sedangkan di situ dijaga sangat ketat oleh petugas security.dan tembok pager sangat tinggi,ini kan aneh saja kalau bisa kabur.”kata Siska di kawasan Jakara Barat.

Siska menilai peristiwa itu menjadi pertanyaan besar bagi masyarkat.Bagaimana warga binaan yang keberadaannya harus di bina dan awasi dengan ketat bisa kabur.kata dia

BACA JUGA :   Sanghyang Indah Anyer Resort X Griya Event Management Jalin Kolaborasi Untuk WO Banten

“Aneh saja warga binaan bisa kabur dengan sendirinya.”ujarnya

Siska juga berharap pihak Dinas Sosial bisa mengevaluasi kembali para petugas pimpinan dan pegawai yang ada di panti kedoya ini.Karena kata dia kalau tidak dilakukan di khawatirkan hal serupa akan terulang kembali.tutupnya.*(hl)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses