Ini Tanggapan Kasubag Umum Usai Didemo Warga Kembangan

  • Bagikan

JAKARTA – Aliansi Masyarakat Kembangan (ABANG) Demo kantor walikota adminitrasi Jakarta Barat.Kedatangan puluhan masyarakat kembangan tersebut menuntut Walikota Uus Kuswanto untuk mencopot Kabag Umum yang di nilai tidak menjalankan tipoksinya dengan baik.

Dari atas mobil komando kordinator Aksi meminta Walikota Jakarta Barat mencopot Kasubag Umum karena mereka menilai kinerja kasubag umum tidak profesional dan memutuskan hubungan kerja secara sepihak tanpa ada kepastian.

Menanggapi hal itu Kepala Badan Bagian Umum (Kasuban Umum) Raden Subandi mengatakan,setelah melakukan mediasi antara pihak pendemo dengan pihaknya sepakat untuk mempekerjkaan mereka kembali jikalau semuanya memungkinkan.

“Mereka sebenarnya bukan di berhentikan dari pekerjaannya.Tapi karena setiap bulan Desember mereka ada perpanjangan kontrak, semua PJLP itu kontrak sistemnya bukan karyawan,mereka tidak di perpanjang kontraknya bukan di berhentikan”,Kata Subandi saat di temui di ruang kerjanya.(12/4/2021)

BACA JUGA :   Trauma Healling Polsek Benda Kepada Anak-anak Korban Penggusuran Dinilai Sia-Sia

Lebih lanjut Subandi menjelaskan,sebelumnya mereka yang tidak di perpanjang kontraknya itu sudah beberapa kali mendapatkan surat peringatan (SP) terkait kinerjanya,mulai dari kerajinan kepatuhan dan yang lebih parahnya ada yang tidak masuk kerja sampai membuat surat dokter palsu,kita ada datanya semua itu.”kata Subandi

“Total PJLP yang tidak di perpanjng kontraknya Pengamanan Dalam (Pamdal) ada 10 orang,Clening servis ada 3 orang dan petugas Taman 1 orang semua nya tidak di perpanjang dengan berbagai alasan.”ujar Subandi

Menurutnya itu bagian dari ketidak puasan mereka yang tidak di perpanjang kontraknya,itu sah saja mereka menyampaikan pendapatnya.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses