Aksi Penggalang Dana Tsunami Banten – Lampung Dibubarkan Oleh Oknum Staf Kelurahan Karang Mulya

  • Bagikan

DimensiNews.co.id TANGGERANG  – Oknum Staf Kelurahan Karang Mulya Kecamatan Karang Tengah, Kota Tangerang mengobrak abrik puluhan pemuda yang sedang melakukan aksi penggalangan dana untuk korban bencana tsunami Banten – Lampung  di Kawasan Perumahan Komplek Metro Permata Satu, Kecamatan Karang Tengah,Senin (24/12/2018)

Aksi pembubaran pencari donasi itu dilakukan dua orang yakni, Ajis yang merupakan pegawai staf Kelurahan Karang Mulya dan disaksikan Binamas Polsek Ciledug yang juga ikut mengusir pencari donasi tersebut.

“Kami memanfaatkan waktu libur dengan cara turun ke jalan umtuk minta bantuan untuk korban bencana  tsunami Banten – Lampung,” ujar Muhammad Sidik.

Dijelaskanya, ketiga orang pengusir itu datang bersama-sama ke lokasi penggalangan dana tersebut. Mereka membawa informasi laporan masyarakat. “Alasan ketiga oknum tersebut bahwa penggalangan dana yang kami lakukan meresahkan masyarakat,” jelasnya.

BACA JUGA :   KDRT Oleh Sang Suami Berakhir Laporan Polisi Sang Istri

Mendengar laporan ketiganya memancing emosi, kata dia puluhan Komunitas Luntang Lantung Petualang Gokil (LLPG) Kecamatan Karang Tengah pun sempat adu mulut. “Belum juga kami melakukan perlawanan udah ditengahin sama TNI yang datang ke lokasi,” terangnya.

Dari lokasi pertikaian adu mulut serta pengusiran tersebut para pemuda tidak menyurutkan semangat mencari donasi korban tsunami Banten – Lampung itu. “Kami tetap melanjutkan karna sudah dapat izin dari Pak Camat,” katanya.

Terpisah, Camat Karang Tengah Matrobin menuturkan, pihaknya sudah mengizinkan aktivitas penggalangan dana tersebut.

“Kalau izin ke saya sudah pak.Tetapi kalau ada kendala kami akan telusuri,” pungkasnya.

 

 

 

Laporan Wartawan : Dul

Editor.                       : Red DN

BACA JUGA :   Massa kecamatan Cikedung Gelar Konsolidasi Untuk Kawal Kasus Sidang PG. Rajawali
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses