“Kalau untuk itu saya tidak paham, lebih baik ke konsultan perencanaannya saja, karena saya cuma mengecek belanja materialnya,” ungkapnya.
Sementara Fatimah, selaku juru tulis awalnya mengatakan bahwa pembangunan itu sudah menjadi urusan Kaur Pembangunan untuk menghitung dan merealisasikan kedua bangunan tersebut yang telah menelan dana hingga ratusan juta rupiah itu.
Namun saat keduanya dipertemukan, mereka berdalih dan dilemparkan kembali kepada konsultan perencanaannya.
“Tentunya pembangunan ini diserahkan kepada Kaur Pembangunan (Pak Yani) dan beliau sudah memperhitungkan tentang penggunaan anggarannya. Jadi saya rasa semua berjalan baik-baik saja, tetapi untuk lebih jelasnya silahkan tanya saja ke Pak Puji konsultan perencananya,” kilah Fatimah saat dikonfirmasi di balai tiyuh setempat.
Sayangnya, hingga saat ini Puji dan Solekan selaku Kepala Tiyuh Marga Jaya Indah seolah menghindar dan belum berhasil dikonfirmasi terkait bangunan yang diduga bermasalah tersebut.
(Candra)
















