oleh

Kendalikan Peredaran Sabu dari Dalam Lapas, Kurir Narkoba Dibayar Rp 300 Ribu

DimensiNews.co.id, BUNGO- Polres Bungo memastikan Narkoba jenis sabu seberat 600 Gram yang diamankan dalam penangkapan beberapa waktu lalu merupakan milik salah satu warga binaan Lapas Kelas II B Muara Bungo.

Kapolres Bungo, AKBP Trisaksono Puspo Ajie mengatakan, pelaku yang bernama Surgawi hanya bersatatus sebagai kurir. Sementara barang haram tersebut milik Herman yang saat ini tengah meringkuk di balik jeruji besi.

“Kita terus melakukan pengembangan kasus ini. Pengendalian ini dari dalam Lapas. Satu tersangka lain juga masih dalam pengejaran,” ucap Kapolres Bungo, Kamis (14/5).

Trisaksono mengatakan, pelaku akan dijerat dengan Pasal 114 jo Pasal 112 jo Pasal 111 ayat ( 2 ) UU RI No. 35 Tahun 2009  tentang Narkotika dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun penjara.

Sementara itu dari hasil wawancara langsung, Surgawi mengatakan ia mengenal Herman ketika masih dalam penjara. Ketika bebas, Herman memintanya untuk mengantarkan barang haram pesanan pembeli.

“Saya dibayar sebesar Rp 300 ribu untuk satu kali pengantaran. Pekerjaan ini sudah dua kali saya lakukan. Hal ini saya lakukan karena faktor desakan ekonomi,” ucap Surgawi.

Residivis kasus curat ini menyebutkan ia berkomunikasi dengan Herman melalui sambungan seluler. Dikatakannya, meskipun di dalam Lapas, namun Herman memiliki handphone untuk berkomunikasi.

“Jadi main telfon saja. Ia mengendalikan peredaran narkoba ini melalui telfon. Saya tahu yang disuruh antar itu narkoba, tapi mau gimana lagi keadaan,” sebut pria 41 tahun ini.

Untuk diketahui, Surgawi ditangkap oleh polisi saat mengantarkan 100 gram sabu ke salah satu kontrakan di bilangan Kelurahan Sungai Kerjan, Jumat (8/5) sekira pukul 14.00 WIB.

Setelah dilakukan pengembangan, akhirnya petugas kembali mengamankan sabu seberat 500 gram di rumah salah satu pelaku di Kelurahan Jaya Setia yang saat ini sedang melarikan diri. (Barax)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed