Kualitas Peningkatan Jalan Blok C Sabak Timur Tuai Kritikan Masyarakat

  • Bagikan

DimensiNews.co.id, TANJABTIM- Peningkatan Jalan Blok C Sabak Timur, Kecamatan Muara Sabak Timur, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Provinsi Jambi, menuai kritikan.

Menurut keterangan Kepala Desa Lambur II, Andi, pada Senin (13/4/2020), kualitas peningkatan Jalan Blok C Sabak Timur yang selesai dikerjakan di tahun 2019 kurang memuaskan dibandingkan pekerjaan awal di tahun 2018.

“Pekerjaan jalan itu awalnya sudah rusak, namun sudah diperbaiki di beberapa titik yang rusak secara manual di masa pemeliharaan. Lalu jalan tersebut rusak dan amblas lagi di bagian badan jalan,” jelas Andi.

Ia mengatakan, jalan yang diperbaiki itu memakai bahan material batu split.

“Diperbaiki secara manual dengan bahan material batu split dan hanya sebatas dihamparkan dan dipadatkan, terus disiram dengan aspal cair. Sudah diperbaiki, kembali rusak dan amblas lagi,” ujar Andi.

BACA JUGA :   "Teng"Resmi Wabup Buka Festifal Beatrix Lomba Pacu Perahu

Lebih jauh, Andi menerangkan, terkait pekerjaan peningkatan jalan Blok C Lambur II tersebut sudah ada yang meninjau ke lokasi dari anggota DPRD Komisi II (Pembangunan), Kabupaten Tanjung Jabung Timur beserta pihak Dinas PUPR Tanjung Jabung Timur.

“Kendaraan bermuatan membawa bahan material dan hasil perkebunan sudah terbiasa melintasi jalan ini. Itu pun hanya mobil L300 dan mobil PS kosong,” jelas Andi.

Saat dikonfirmasi kepada Anggota DPRD Komisi II dari Fraksi Nasdem, Yudi Hariyanto mengatakan, beberapa bulan lalu ia telah meninjau ke lokasi bersama pejabat pelaksana teknis kegiatan (PPTK) Bidang Bina Marga Dinas PUPR Tanjung Jabung Timur.

Menurutnya, pekerjaan peningkatan Jalan Blok C Lambur II (Lanjutan) tahun 2019, kurang memuaskan dari segi kualitasnya.

BACA JUGA :   Polda Metro Jaya Qurban 67 Sapi dan 49 Kambing

Ia juga minta kepada pihak Dinas PUPR Tanjung Jabung Timur untuk segera perintahkan kepada pihak kontraktor untuk perbaiki kualitas jalan tersebut.

Selain itu, Yudi juga meminta pihak Inspektorat Kabupaten Tanjung Jabung Timur maupun dari pihak BPK, untuk melakukan pemeriksaan terkait proyek pembangunan tersebut. Ia menduga jalan tersebut tidak memenuhi syarat spesifikasi teknis.

Yudi berharap ada perbaikan kualitas jalan dan memenuhi syarat spesifikasi teknis agar jalan tersebut bisa dinikmati oleh masyarakat untuk kedepannya. (Ari)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses