by

Catat! Langgar Jam Malam, Pemkot Bekasi akan “Penjarakan” Warganya

DimensiNews.co.id, BEKASI- Sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19 di Bekasi, Pemerintah Kota melalui surat edaran Walikota Bekasi nomor: 488/2399 / Setda.HUM, membatasi warganya di luar rumah hingga jam 21.00 WIB.

Jika warga masih nekat nongkrong dan berkumpul di luar rumah, Pemkot Bekasi telah menyiapkan “penjara” sementara berupa rumah singgah Dinas Sosial di depan TPU Padurenan, Mustikajaya, Bekasi Utara.

Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi mengatakan, Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi terus mengimbau warganya untuk tetap berada di rumah dan diminta untuk tidak keluar jika tidak ada keperluan mendesak. Warga yang membangkang akan ditangkap dan dikurung di rumah singgah.

“Kami sudah ingatkan, kalau masih ada juga maka kami tinggal bawa ke sana (rumah singgah). Kapasitas rumah singgah untuk 200 orang, tempatnya baik, dan bagus. Dan itu dalam rangka memberikan terapi kejut,” kata Rahmat, Senin (6/4/2020), di Kota Bekasi.

Hal ini sudah mulai diterapkan oleh Wakil Walikota Bekasi, Tri Adhianto yang menjaring sekelompok pemuda yang masih asyik nongkrong di salah satu warung kopi di Duren Jaya.

“Di sana masih banyak yang kosong, sampai corona selesai kalian baru boleh dipulangkan,” ujar Tri kepada pemuda yang merujuk lokasi rumah singgah di depan TPU Padurenan.

Tri mengatakan, pihaknya akan langsung membawa warga yang kedapatan nongkrong ke rumah singgah Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS).

Terlebih, pihaknya sudah berkomunikasi dengan TNI dan Polri terkait kemungkinan itu. Sedang diupayakan bersama 3 pilar, Kapolres, Dandim, dan Pemkot. Bila dimungkinkan bisa ada unsur pidana,” ujarnya. (Ayu)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed