Walikota Madiun Hadiri Perayaan Cap Go Meh 2571 di Gedung Tri Dharma

  • Bagikan
Walikota Madiun H. Maidi (dua dari kanan) didampingi pengurus TITD Hwie Ing Kiong Madiun saat menghadiri undangan dalam perayaan Cap Go Meh.

DimensiNews.co.id, MADIUN- Ratusan orang yang merupakan warga keturunan Tionghoa yang berada di Madiun merayakan Cap Go Meh 2571 di Gedung Tri Dharma yang berada di lingkungan tempat ibadah Tri Dharma (T.I.T.D) Hwie Ing Kiong, Jalan Hos Cokroaminoto, Kota Madiun, Jawa Timur, Sabtu (8/2/2020).

Turut hadir dalam kegiatan itu yakni Walikota Madiun H. Maidi beserta istri, anggota perwakilan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kota Madiun.

Dalam perayaan Cap Go Meh, panitia penyelenggara menyajikan berbagai hiburan seperti atraksi barongsai, liong hingga tarian khas. Terselip dalam atraksi barongsai itu, sejumlah warga keturunan tionghoa juga berkenan memberikan angpao/amplop warna merah kepada barongsai yang sedang menari-nari. Begitu juga tidak kalah serunya atraksi liong terbang ke udara bahkan meliuk-liuk keluar masuk gedung Tri Dharma.

BACA JUGA :   Sesalkan Peristiwa Tungkal, Marwan Minta BPD HIPMI Jambi Evaluasi SC dan OC Musda
Terlihat suasana di area pagoda kawasan TITD Hwie Ing Kiong Madiun.

Bahkan setiap liong itu melintas, spontan disambut dengan riuh oleh ratusan warga keturunan Tionghoa yang hadir dalam acara tersebut. Dalam kesempatan itu tidak ketinggalan juga sejumlah warga turut mengabadikan momen itu dengan handphone miliknya. Terlihat sesekali tamu undangan yang datang saat menyaksikan berbagai hiburan kesenian itu, turut riuh menyambutnya dengan tepukan tangan. Malam itu, perayaan Cap Go Meh 2571 ditutup dengan makan bersama yakni “lontong cap go meh” dengan kombinasi sayur lodeh bumbu kuning.

Di tempat yang sama Kharisma, Ketua Panitia Perayaan Cap Go Meh 2571 itu menyampaikan bahwa kegiatan yang dilaksanakan pengurus TITD atau Vihara Hwie Ing Kiong Madiun bersama umat/warga keturunan Tionghoa sebagai perayaan Cap Go Meh untuk menandai di hari terakhir ke-15 perayaan Tahun Baru Imlek 2571.

BACA JUGA :   Penghargaan Collosseum Dicabut, Bukti Lemahnya Pengawasan Pemprov DKI

“Kegiatan perayaan ini juga dilanjutkan sembahyang bersama yaitu sembahyang cap go meh di TITD Hwie Ing Kiong Madiun,” ujarnya.

Sembahyang ini, lanjut dia, untuk memperingati hari ke-15 akhir perayaan tahun baru Imlek 2571 di Tahun 2020. “Kita bersama keluarga menandainya dengan makan bersama sayur “lontong cap go meh”. Diibaratkan kalau lontong kan, panjang? Jadi harapannya, kita ingin panjang umur,” paparnya.

Kharisma kembali mengungkapkan selain lontong cap go meh, juga ada kombinasi menu telor dengan kuah sayur lodeh bumbu kuning. Telor itu dilambangkan dengan kesuksesan dan kemakmuran.

“Kita juga makan sayur lodeh dengan kuah bumbu kuning. Kuning itu, ibaranya emas. Maka harapannya di tahun 2020, setiap menjalani kehidupannya bagaikan emas, ya sejahtera, sehat dan makmur,” harapnya.

BACA JUGA :   Didukung Menko Marves, Pembangunan Kawasan Ujunggenteng Menjadi program Prioritas Pusat

“Dalam menjalani tahun baru Imlek ini atau tahun tikus, maka kita harapannya ya negara kita ini, aman, tentram dan makmur,” tutupnya. (all)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses