by

KLHK Dorong Peran Gender Dalam Pelestarian Hutan dan Lingkungan

DimensiNews.co.id, JAKARTA – Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) berkomitmen mendukung percepatan pengarusutamaan gender di seluruh pelaksanaan kerjanya.

Karena itu Pokja Gender yang dikoordinasikan oleh Biro Perencanaan KLHK melaksanakan Forum Diskusi “Menuju RPJMN KLHK tahun 2020 – 2024 Responsif Gender dan Inklusif”.

Kegiatan ini bertujuan untuk mendapatkan masukan terkait arah dan strategi KLHK kedepan dalam pengarusutamaan gender agar bisa diimplementasikan dalam kerja -kerja kelembagaan dan program.

“Dalam RPJMN 2020-2024, kebijakan pengarusutamaan menjadi dasar untuk mewujudkan pembangunan yang berkualitas, inklusif dan berkelanjutan. Ada 6 (enam) kebijakan pengarusutamaan dalam Rencana Strategis KLHK kedepan yaitu Pembangunan Berkelanjutan, Tata Kelola Pemerintahan yang Baik, Perubahan Iklim, Modal Sosial Budaya, Transformasi Digital, Kerentanan Bencana dan Kesetaraan Gender,” ujar Bambang Hendroyono, Sekretaris Jenderal KLHK di Jakarta, Kamis (12/12/2019).

Enam kebijakan ini akan didiskusikan oleh seluruh komponen Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan yang terdiri dari Sekretariat General; Inspektorat Jenderal Direktorat Planologi dan Tata Lingkungan; Direktorat Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem; Direktorat Jenderal
Pengendalian DAS dan Hutan Lindung; Direktorat Jenderal Pengelolaan Hutan Produksi Lestari; Direktorat Jenderal Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan; Direktorat Jenderal
Pengelolaan Sampah, Limbah, dan Bahan Beracun Berbahaya; Direktorat Jenderal Pengendalian Perubahan Iklim; Direktorat Jenderal Perhutanan Sosial dan Kemiteraan Lingkungan; Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia; Badan Penelitian Pengembangan dan Inovasi; mitra KLHK serta para pihak terkait lainnya.

Juga akan ada acara spesial tentang
memahami Rimbawan Mileneal dan Literasi Digital. Selain itu juga akan diluncurkan dua buku, yakni “Inspirasi Dari Alam” yang menceritakan dua windu perjalanan PUG KLHK dan “Kepemimpinan Perempuan dalam SVLK” yang mengisahkan 12 pengalaman kepemimpinan perempuan dalam mereformasi tata kelola hutan Indonesia melalui pembangunan Sistem Verifikasi Legalitas Kayu (SVLK).

Cerita kedua buku ini merupakan pembelajaran dan pintu masuk bagi penguatan kerja-kerja pengarusutamaan gender KLHK kedepan yang bisa menjadi inspirasi bagi Pokja Gender KLHK yang
saat ini telah memiliki status Mentor dalam pengarusutamaan gender.

Selain itu, pengalaman para perempuan dalam pengembangan SVLK juga menunjukkan upaya kuat KLHK membangun mekanisme terintegrasi dari inisiatif bersama para pemangku kepentingan dengan pendekatan multipihak untuk memastikan legalitas kayu dan memajukan kelestarian hutan.

SVLK yang diberlakukan secara wajib sejak 1 Januari 2013 hingga 15 November 2019, telah berhasil menerbitkan lebih dari 1.15 juta Dokumen V-Legal sebagai bukti legalitas bagi produk kayu yang diekspor dari Indonesia ke pasar dunia senilai lebih dari US$ 64.9 milyar.

Jumlah ini termasuk kurang lebih 117 ribu Lisensi FLEGT yang diterbitkan untuk ekspor ke pasar Uni Eropa sejak 15 November 2016 dengan nilai lebih dari US$ 3.5 milyar.

Hal terpenting adalah tantangan ke depan dalam pelaksanaan RPJMN KLHK 2020-2024 yang responsif gender dan inklusif adalah penguatan kerja-kerja bersama untuk mendorong semua pihak dapat menerapkan pengarusutamaan gender dan inklusi sosial demi memastikan manfaat pembangunan dapat dinikmati oleh perempuan dan laki-laki secara setara. (Dng)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed